BolaSkor.com - Dzenan Radoncic menjadi salah satu nama yang akan masuk jajaran tim kepelatihan Shin Tae-yong. Selainnya ada pula Kim Bong-soo dan Shin Sang-gyu.

Ketiga nama sebelumnya direkomendasikan Shin Tae-yong untuk direkrut PSSI. Sekaligus untuk menggantikan tiga nama yang memutuskan mundur, yaitu Kim Hae-won, Lee Jae-hong dan Kim Won-jae.

Kim Bong-soo, Dzenan Radoncic, dan Shin Sang-gyu sudah disetujui PSSI untuk membantu Shin Tae-yong. Hal ini seperti disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi.

"Melalui rapat Komite Eksekutif, PSSI menyetujui permintaan Shin Tae-yong terkait asisten pelatih. Mereka punya kualitas yang bagus dan berharap dapat membantu Shin Tae-yong dengan baik," kata Yunus Nusi.

"Selain itu, kami ingin tiga asisten pelatih ini dapat memberikan transfer ilmu kepada asisten pelatih lokal dan pemain demi raihan prestasi timnas Indonesia nantinya. PSSI akan bergerak cepat untuk mendatangkan tiga asisten pelatih ini ke Indonesia agar segera bisa melatih dan melakukan proses tanda tangan kontrak, " tambahnya.

Ketiganya sekaligus melengkapi komposisi tim pelatih yang sudah diisi Choi In-cheol, Nova Arianto, Alex Aldha, dan Sahari Gultom.

Baca Juga:

Tampil Ciamik, Gelandang Muda Borneo FC Merajut Mimpi ke Timnas

Disetujui PSSI, Shin Tae-yong Bicara soal Tiga Asisten Barunya di Timnas

Dzenan Radoncic merupakan mantan anak asuh Shin Tae-yong di Seongnam Ilhwa Chunma. Ia berada di klub itu sejak 2009 hingga 2011.

Pencapaian terbaiknya bersama Seongnam Ilhwa Chunma yakni Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA 2011.

Dzenan Radoncic lebih dahulu membela Incheon United sejak 2004 sampai 2008 dan sempat dipinjamkan ke Ventforet Kofu pada 2007.

Total 68 gol dan 24 assist dibuatnya dalam 238 penampilan di liga Korea dan menjadikannya sebagai striker top. Ia sempat ingin dinaturalisasi, namun batal karena belum genap lima tahun berkarier di Korea dipinjamkan ke Ventforet Kofu yang merupakan klub Jepang.

Sosok asal Montenegro itu kemudian memperkuat Suwon Bluewings setelah berbaju Seongnam. Ia dipinjamkan ke klub Jepang lain, Shimizu S-Pulse pada 2013 dan selanjutnya bermain untuk Omiya Ardija, Oita Trinita, dan menutup karier di FK Mornar.

Terakhir diketahui ia menjadi pelatih klub divisi kedua Montenegro FK Jezero Plav pada 2020. Adapun dalam wawancara dengan Sports-G yang tayang pada 26 Maret 2020, ia mengaku mengambil lisensi A UEFA.

Dzenan Radoncic yang bisa berbahasa Korea Selatan mengaku punya keinginan untuk memberikan jasanya sebagai pelatih di Korea Selatan. Namun itu tidak kesampaikan dan justru diajak Shin Tae-yong ke Indonesia.

"Saat ini saya bekerja sebagai pelatih kepala FK Jezero Liga Montenegro. Saya berharap dapat pergi ke Korea dan memulai karier manajerial tahun depan," katanya pada 2020.

"Saya ingin bekerja sebagai pemimpin tim K League tempat saya pernah bermain. Saya menganggap Incheon, Seongnam, dan Suwon spesial," Dzenan Radoncic yang juga bekerja sebagai agen pemain.