BolaSkor.com - AC Milan melanjutkan tren positif dua kemenangan beruntun di pekan 20 Serie A melawan Udinese di San Siro, Minggu (19/01). Rossoneri meraih kemenangan dengan penyerang yang baru direkrut Januari ini, Zlatan Ibrahimovic.

Meski tidak mencetak gol melawan Udinese, Ibrahimovic berhasil mengangkat motivasi rekan setim dan permainan mereka. Dua gol diciptakan oleh Ante Rebic di menit 48' dan 90+3' plus satu gol dari Theo Hernandez di menit 71.

Ketiga gol itu mengakhiri perlawanan sengit Udinese yang mencetak dua gol dari Jens Stryger Larsen (6') dan Kevin Lasagna (85'). Di laga itu Stefano Pioli, pelatih AC Milan, kembali memainkan taktik yang memberikan kemenangan untuk klub di dua laga sebelumnya: 4-4-2.

Sebelum menaklukkan Udinese di San Siro, Il Diavolo Rosso menang atas Cagliari (2-0) dan SPAL (3-0). Kemenangan itu semakin terasa spesial bagi Ante Rebic yang dipinjam dari Eintracht Frankfurt sebagai bagian dari kesepakatan barter dengan Andre Silva.

Baca Juga:

Arti Penting Zlatan Ibrahimovic untuk AC Milan

Perubahan Strategi Bermain AC Milan: 4-4-2 dan Oper Bola ke Zlatan Ibrahimovic

Cetak Gol, Zlatan Ibrahimovic Ukir Rekor Unik

Ante Rebic cetak dua gol

"Saya puas, karena akhirnya saya membuktikan apa yang bisa saya lakukan dan tiga poin paling penting, sekarang kami harus terus maju," tutur Ante Rebic kepada DAZN.

"Sekarang kami memiliki dua-tiga pemain penting, (Zlatan) Ibrahimovic, (Simon) Kjaer, dan (Asmir) Begovic, yang banyak membantu dengan memberikan saran tim. Kami akan menerapkannya di lapangan dan Anda dapat melihat hasilnya sekarang."

"Saya tidak ingin mengatakan apa pun tentang tujuan kami di akhir musim. Kami harus terus melakukannya satu per satu, mengambil poin dan fokus pada itu," tegas pemain asal Kroasia itu.

Efek kedatangan Zlatan Ibrahimovic memang besar untuk AC Milan. Meski telah berusia 38 tahun, pengalaman, karakter, dan kualitas Ibra sangat berpengaruh di dalam dan luar lapangan pertandingan. Rekan setimnya, Hakan Calhanoglu, juga mengakui hal tersebut.

“Kami membutuhkan pemimpin seperti dia (Ibrahimovic). Dia dalam kondisi sangat baik, jelas telah berlatih dengan baik dan meskipun usianya 38 tahun, lawan takut kepadanya," tutur Calhanoglu.

"Ketika Zlatan bermain dari bangku cadangan di San Siro, para penggemar menjadi sangat gila. Milan merasa hidup kembali dengan Zlatan kembali dan kehadirannya juga membantu saya melihat klub ini menjadi lebih menarik dan mengasyikkan."

“Sejak dia tiba, kepercayaan kami telah meningkat. Yang saya sukai tentang dia adalah bahwa dia akan secara terbuka memberi tahu saya apa yang salah dan apa yang saya lakukan dengan baik. Dia menunjukkan kesalahan saya kepada saya dan tidak peduli apakah saya setuju dengannya atau tidak."

"Dia melakukan itu karena dia tahu apa yang benar dan dia memperlakukan semua orang dengan cara yang sama," urai Calhanoglu.

Susunan Pemain:

AC Milan (4-4-2): Gianluigi Donnarumma; Andrea Conti, Simon Kjaer, Alessio Romagnoli (c), Theo Hernandez; Samu Castillejo, Franck Kessie, Ismael Bennacer, Giacomo Bonaventura; Zlatan Ibrahimovic, Rafael Leao.

Pelatih: Stefano Pioli

Udinese (3-5-2): Juan Musso; Rodrigo Becao, William Troost-Ekong, Bram Nuytinck; Jens Stryger Larsen, Rodrigo de Paul, Rolando Mandragora, Seko Fofana, Ken Sema; Stefano Okaka, Kevin Lasagna (c).

Pelatih: Luca Gotti