BolaSkor.com - Pecinta sepak bola Eropa belum move on dari sosok dua megabintang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, meski faktanya dominasi keduanya telah dipatahkan Luka Modric yang memenangi Ballon d'Or 2018.

Persaingan keduanya selama 10 tahun terakhir belum berakhir, sebab masing-masing masih memiliki perolehan Ballon d'Or yang sama, yakni lima Ballon d'Or.

Memang, Ballon d'Or bukanlah barometer sesungguhnya untuk menilai kualitas dan kelayakan pemain dengan status superstar. Tapi, stigma publik sudah kadung melekat bahwa pemenang Ballon d'Or adalah pemain terbaik dunia.

Begitu banyak pemain yang digadang-gadang sebagai suksesor keduanya. Namun sampai saat ini, tidak ada pemain yang benar-benar menyamai level Messi dan Ronaldo - setidaknya dari level permainan dan pengaruh mereka kepada tim.

Baca Juga:

Bukan Cristiano Ronaldo, Striker Polandia Top Skor Sementara Liga Champions 2018-19

Torino 0-1 Juventus: Cristiano Ronaldo Cetak Gol ke-5000 I Bianconeri di Serie A

Robert Lewandowski

Akan tapi, jika berbicara torehan gol, cukup banyak pemain yang dapat menjadi mesin gol seperti mereka berdua. Salah satunya bintang Bayern Munchen, Robert Lewandowski, yang sudah mencetak 10 gol di Bundesliga musim ini.

Melihat dari sudut pandang torehan dan efisiensi mencetak gol, Lewandowski bersaing ketat, bahkan, melebihi efisiensi Messi dan Ronaldo dalam urusan mencetak gol. Hitungannya dimulai dari musim 2017-18 hingga pertengahan musim 2018-19.

Lewandowski mencetak total 85 gol dari 92 laga, bermain selama 7579 menit dan mencetak gol tiap 89 menit. Dia melebihi Ronaldo yang mencetak 81 gol dari 91 laga, bermain selama 7850 menit dan mencetak gol tiap 97 menit.

Messi lebih banyak mencetak gol dengan perolehan 93 gol, tapi laganya juga banyak; 104 laga. La Pulga bermain selama 8704 menit dan mencetak gol tiap 94 menit. Membandingkan ketiganya, Lewandowski lebih efisien dibanding keduanya.

Ketajaman bomber Polandia berlanjut musim ini. Lewandowski mencetak 10 gol di Bundesliga, satu di DFB-Pokal, dan delapan di Liga Champions - menjadikannya top skor sementara. Musim lalu dia total mencetak 40 gol di seluruh kompetisi.

Catatan positif itu bukti sahih: Lewandowski pantas disebut salah satu striker top di Eropa saat ini. Tipikal bermainnya sebagai striker klasik nomor 9 sangat langka di era sepak bola modern. Tak heran Real Madrid terus dihubungkan dengannya.