BolaSkor.com - Pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri, memiliki penilaian tersendiri untuk sepak bola Indonesia dan Eropa. Menurutnya, pemain yang bermain bagus di Indonesia belum tentu bisa berbicara banyak ketika mereka bermain di Eropa.

Egy yang kini sudah bermain di Liga Polandia bersama Lechia Gdansk ini mengaku, pemain Indonesia harus kerja dan latihan lebih keras lagi untuk bisa bersaing dengan para pemain lain di Eropa. Ini pun dirasakan oleh Egy ketika baru datang ke Polandia.

"Untuk bisa bersaing di Eropa, pribadi pemain harus punya mental yang kuat, kerja keras dan jangan cepat puas dengan hasil yang didapat. Kalau di Indonesia sudah bagus, pas keluar ternyata belum ada apa-apanya," kata Egy dalam acara webinar Kemenpora.

Baca Juga:

Timnas Indonesia Memulai Persiapan dengan Swab Test, Empat Pemain Belum Hadir

Dapat Panggilan ke Timnas Indonesia, Zulfiandi Sebut Kondisinya Masih 90 Persen

Tidak hanya itu saja, Egy juga menilai pemain harus cepat beradaptasi dengan budaya sepak bola di Eropa. Karena menurut Egy, budaya sepak bola di Indonesia dan Eropa itu sangat berbeda, karena di sini lebih disiplin dan lebih ketat.

Satu hal yang harus diperhatikan lainnya adalah pemain harus bisa memahami apa yang pelatih inginkan. Ini sangat penting untuk pemain, karena juga hal itu bisa dilakukan dengan baik, pemain tersebut pasti akan selalu mendapatkan kepercayaan dari pelatih.

"Kita juga harus tahu apa yang diinginkan pelatih. Itu benar-benar harus didalami karena sebagus apapun pemain, tapi tak paham taktik ya percuma," jelas Egy.

"Alhamdulillah saya sudah paham taktik dan maunya pelatih. Untuk saat ini saya harus bekerja keras lagi dari semua orang yang ada di klub kalau mau lebih dari mereka. Sepak bola kita itu, mohon maaf sangat jauh," pungkasnya.

Egy bergabung bersama dengan Lechia Gdansk pada Maret 2018. Sejak bergabung dengan Lechia Gdansk, Egy lebih banyak tampil bersama tim kedua. Hingga saat ini, tercatat sang pemain baru melakoni tujuh penampilan bersama tim utama.