BolaSkor.com - Pemain muda berbakat Indonesia, Egy Maulana Vikri saat ini sedang meniti karier di Eropa bersama klub asal Polandia, Lechia Gdansk. Sudah hampir dua tahun ia menjalankan kariernya di Polandia.

Ia pun bercerita tentang bagaimana sulitnya menjalani ibadah puasa di Polandia. Pemain Timnas Indonesia U-23 itu menjelaskan kalau di Polandia bisa berpuasa kurang lebih 18 jam. Bahkan pada awal puasa lalu, ia sempat berpuasa berbarengan dengan latihan tim.

Meski berasa hal itu sangat berat untuk dilakukan, tapi Egy mengaku saat ini puasanya berjalan dengan lancar. Bahkan ia sedang berusaha agar puasanya yang ia jalani saat ini bisa penuh dan tidak ada yang batal.

Baca Juga:

Egy Maulana Vikri Sebut Perbedaan dan Persamaan Kultur Sepak Bola Polandia dengan Indonesia

Egy Maulana Vikri Hampir Ditangkap Polisi karena Dituduh Langgar Lockdown Virus Corona

"Saya menjalani puasa sambil latihan juga karena kami sudah normal latihan di sini. Minggu depan latihan sudah normal seperti biasa karena liga kami sudah mulai lagi pada 29 atau 30 Mei," kata Egy.

"Awalnya susah karena selain puasa harus latihan juga, intensitas tinggi pula. Durasi berpuasa sampai berbuka juga lama banget mulai 2.30 sampai 8.30. Jadi berat. Tapi setelah beberapa hari dijalani sudah terbiasa dan tak ada masalah," tambahnya.

Pemain berusia 19 tahun ini mengaku sudah sangat rindu dengan hidangan khas berbuka yang ada di Indonesia. Selain itu, Egy menjelaskan biasanya dua minggu terakhir bisa berpuasa di Indonesia. Namun karena saat ini tidak bisa karena Virus Corona, ia harus menahan rindu bertemu dengan keluarganya.

"Iya (kolak) yang paling dirindukan. Biasanya kalau saya kembali ke Indonesia suka membawa makanan ke sini. Saya merindukan keluarga apalagi di Medan. Biasanya saya puasa 2 minggu di Medan. Tapi tahun ini saya tak pulang dan tak lebaran di Indonesia," pungkasnya.