BolaSkor.com - Bek senior Timnas Singapura, Baihakki Khaizan, membahas soal rencana pensiun. Ia mengaku sebelumnya mendapat tekanan untuk gantung sepatu saat striker Bambang Pamungkas pensiun.

Bepe, panggilan Bambang Pamungkas memutuskan pensiun pada 17 Desember 2019. Keputusan tersebut secara resmi diumumkan dalam laga Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

"Buat saya, saya sudah hampir di puncak karier. Waktu Bambang pensiun, seperti pressure ke saya, kamu pun sudah tua, harus pensiun cepat," kata Baihakki Khaizan dalam wawancara di channel Youtube Persija.

Bagi Baihakki Khaizan, umur hanyalah angka. Selagi mampu dan kuat, ia akan terus bermain, meski telah ada gambaran kapan pensiun.

Baca Juga:

Baihakki Khaizan Tak Lupa Respons Jakmania saat Pindah dari Persija ke Persib

Ivan Kolev Baru Temukan Klub Baru Setelah Mundur dari Persija pada Awal Musim 2019

Bambang Pamungkas. (Media Persija)

"Ya, benar (tidak masalah untuk terus bermain). Kita lihat teman akrab (Bepe), Ismed (Sofyan). Kita lihat level profesionalnya, menjaga badan, menjaga makan dan tidur, serta kesehatan."

Baihakki Khaizan akan melanjutkan kariernya di Singapura di ujung karier. Seperti dilaporkan sebelumnya, ia sepakat untuk mengakhiri kontrak di klub Thailand yang juga dibela Rudolof Yanto Basna, PT Prachuap.

"Saya sudah pulang ke Singapura dan berterima kasih kepada keluarga yang mengizinkan main di luar, di satu Asia Tenggara mungkin, sepanjang 10 tahun diawali dari Persija, sempat ke Johor, Medan, dan Thailand. Sampai masa saya kembali ke Singapura, tanah air saya untuk bersama-sama anak dan keluarga. Satu-dua musim saya akan lanjut dengan tim di Singapura. Secara progresif, mudah-mudahan akan pensiun," jelas bek yang kini berusia 36 tahin itu.