BolaSkor.com - Eks gelandang Timnas PSSI Baretti, Haryanto 'Tommy' Prasetyo tak bisa melepaskan Kota Solo. Maklum saja, pria asal Sukoharjo itu tumbuh dari Diklat Arseto Solo sebelum hijrah ke Diklat Salatiga dan namanya terus melambung.

Pada siang hari, Jumat (31/7), Tommy berkunjung ke Museum Pasoepati di Kampung Nayu, Nusukan, Solo. Dia diterima sesepuh sekaligus salah satu pendiri Pasoepati, Mayor Haristanto.

Sosok kelahiran 3 April 1978 itu mengenang masa-masa saat memperkuat klub asal Kota Bengawan, baik Persis Solo maupun Persijatim Solo FC. Namun, Tommy memiliki kenangan yang tak bisa dilupakan kala menjalani Liga Indonesia 2003 bersama Solo FC.

"Kondisi saya saat itu sedang drop karena baru sembuh dari sakit DBD. Namun Pak Zein (pemilik Persijatim, Muhammad Zein) memberi kepercayaan untuk memperkuat tim ini," ungkap Tommy mengawali perbincangan dengan awak media.

Baca Juga:

Jawaban Komisaris Persib Umuh Muchtar Menolak Keinginan PSMS Medan Pinjam Ghozali Siregar

Arema FC Luncurkan Jersey Khusus Peringati Hari Jadi Klub Ke-33 Tahun

"Padahal saat itu tubuh saya gemuk dan drop. Namun beliau tetap memberikan kesempatan kepada saya," tambah dia.

Kesempatan emas itu tak disia-siakan pria yang sudah memegang lisensi kepelatihan B AFC tersebut. Kembali menggunakan nomor punggung 5, Tommy langsung membawa Solo FC menang 2-1 atas Persija Jakarta dalam laga pembuka di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Sempat tertinggal lewat sontekan Bambang Pamungkas, skuat asuhan Yussak Sutanto membalikkan skor lewat Tommy dan bunuh diri Warsidi Adi. Performa apik itu turut membawanya kembali mendapat panggilan Timnas Indonesia setelah empat tahun absen.

"Putaran pertama memang bagus di papan atas, namun menurun di putaran kedua. Dukungan Pasoepati saat itu luar biasa. Setelah itu saya cedera dan pindah ke Persijap Jepara," paparnya.

Sepanjang karier, sosok yang fasih beroperasi di sektor gelandang mampu menembus Timnas U-16 hingga akhirnya diboyong ke Diklat Ragunan. Adik kandung Indriyanto Nugroho itu lantas bergabung ke Timnas Baretti tahun 1995 hingga direkrut klub kaya raya, Pelita Jaya.

Selepas dari Solo FC dan ke Persijap, Tommy masih sempat memperkuat sejumlah klub. Mulai PSS Sleman, Persiku Kudus, Persis Solo dan terakhir tim Manado United pada 2011. (Laporan Kontributor Muhammad Fadly/Yogyakarta)