BolaSkor.com - Ibarat sebuah kerajaan yang perlahan kehilangan prajurit, jenderal, serta figur-figur penting hingga kerajaan itu tidak sejaya di masa lalu, begitulah kondisi Atletico Madrid asuhan Diego Simeone saat ini.

Bagaimana tidak, tiga pemain senior dan andalan Atletico hengkang di akhir musim 2018-19. Ketiga pemain itu adalah: Diego Godin, Antoine Griezmann, dan Juanfran. Mereka semua setidaknya sudah tampil lebih dari 100 laga dengan Atletico.

"Ini adalah hari terakhir saya di Atletico, saya berharap bisa segera kembali, ini rumah saya. Delapan tahun yang fantastis dan terbaik dalam karier saya," ujar Juanfran dalam upacara perpisahannya, dikutip dari laman resmi Atletico.

"Sebuah kehormatan dianggap sebagai legenda klub ini dan sungguh luar biasa orang-orang berpikir saya satu di antaranya," lanjut pengemas 22 caps dan satu gol dengan timnas Spanyol itu.

Baca Juga:

Berpisah dengan Atletico Madrid, Ini Antoine Griezmann dalam Angka

Ikuti Jejak Godin dan Griezmann, Juanfran Ucapkan Salam Perpisahan untuk Atletico Madrid

Diiringi Tangisan, Diego Godin Ucapkan Salam Perpisahan kepada Atletico Madrid

Juanfran

"Kepada semua fans Atletico, terima kasih telah mencintaiku. Kau menyanyikan namaku lebih dari memenangkan gelar. Ada cinta dan rasa hormat."

"Los Rojiblancos adalah keluargaku. Aku berterimakasih dari lubuk hatiku. Aku akan segera kembali untuk membuat kita lebih baik."

Seyogyanya, fans khawatir apabila pemain-pemain senior, pengalaman, dan andalan klub pergi. Namun, Simeone seolah menegaskan Atletico lebih besar dari nama-nama individu yang sudah pergi dari klub.

"Saya bangga dengan para pemain yang akan meninggalkan klub, karena mereka telah memberi kami begitu banyak (kontribusi)," tutur Simeone, dikutip dari Goal.

"Hal yang paling penting dari peninggalan Filipe (Luis), Juanfran, Griezmann, dan Godin bukanlah trofi, tetapi rasa hormat. Dalam pengertian olahraga, saya mencintai mereka," lanjutnya.

Diego Simeone

Simeone malah semakin loyal dan berkomitmen dengan Atletico yang sudah dilatihnya sejak 2011. Atletico juga klub yang pernah diperkuatnya selama dua periode (1994-1997 dan 2003-2005).

"Saya menyukai pekerjaan ini saya merasa memiliki komitmen yang besar terhadap klub ini. Kami akan hadir dengan antusiasme yang lebih musim depan," imbuh Simeone.

"Harapannya, kami bisa mengambil tanggung jawab lebih besar dan lebih mengerti makna dari Atletico Madrid," tegas pelatih asal Argentina itu.

Simeone benar. Pergi atau datangnya pemain-pemain di dalam suatu klub hanya sirkulasi yang biasa terjadi dalam dunia sepak bola. Selama Simeone masih melatih Atletico, maka filosofi dan gaya main klub akan terus berjalan, dengan atau tanpa pemain-pemain senior.

Simeone telah kehilangan sebagian besar pemain-pemain senior yang pernah dilatihnya di Atletico. Tapi, ada satu nama yang masih bertahan dan menjadi saksi pergantian markas Atletico dari Vicente Calderon ke Wanda Metropolitano.