BolaSkor.com - Pelatih Barcelona Ernesto Valverde memutuskan memainkan empat penyerang sekaligus saat menghadapi Leganes, Sabtu (23/11) WIB. Barcelona hanya bisa menang tipis 2-1 dalam lawatannya tersebut.

Kejutan terjadi saat Valverde memasukkan Lionel Messi, Luis Suarez, Antoine Griezmann, dan Ousmane Dembele sebagai starter. Akan tetapi, formasi yang di atas kertas menakutkan itu tidak mampu berbuat banyak di atas lapangan. Barcelona bahkan hanya bisa melepaskan dua tembakan pada babak pertama.

Baca Juga:

Performa Menurun, Barcelona Dinilai Tengah Memasuki Fase Akhir Sebuah Era

Lionel Messi Tolak Ajakan Cristiano Ronaldo Tinggalkan Barcelona

Dengan memainkan empat penyerang secara bersamaan, Valverde mengubah formasi dari 4-3-3 menjadi 4-2-3-1. Sebuah formasi yang membuat permainan Barcelona menjadi kaku. Perubahan pola juga membuat para pemain gagal menyatu di lapangan.

Dengan 4-2-3-1, Valverde mengandalkan Luis Suarez sebagai tombak tunggal. Dengan skema trisula ketiga penyerang dengan cair berganti posisi. Namun dengan sistem yang dipakai saat melawan Leganes, Suarez menjadi mudah diisolasi oleh barisan pertahanan lawan.

Dengan seringnya Suarez terisolasi, dampaknya terasa bagi Lionel Messi yang kehilangan kebebasan yang biasa dia dapatkan. Sedangkan Dembele dan Griezmann tidak efektif memainkan peran di kedua sisi lapangan. Bahkan Dembele lebih sering masuk ke tengah.

Situai inilah yang memungkinkan pertahanan Leganes untuk berulang kali menghalangi serangan Barcelona.

Untungnya, Valverde menyadari kesalahannya dan langsung memperbaiki dengan menarik Griezmann dan memasukkan Arturo Vidal, yang akhirnya mencetak gol kemenangan Barca.

Hingga saat ini Valverde tidak menjelaskan alasan di balik eksperimen ini. "Positifnya, kami menang meski tertinggal lebih dulu. Saya menyadari bahwa kami belum brilian, tetapi laga ini harus dimenangkan," ujar Valverde usai pertandingan seperti dikutip dari Marca.