BolaSkor.com - Manchester United dipermalukan rival sekota Manchester City di Derby Manchester yang dihelat di Etihad Stadium, Minggu (02/10) malam WIB. Red Devils kalah telak 3-6 melawan The Citizens dalam lanjutan laga Premier League.

Enam gol Man City lahir dari dua pemain yang sama-sama menorehkan hat-trick gol, yakni Phil Foden (8' 44' 72') dan Erling Haaland (34' 37' 64'), sementara tiga gol Man United datang dari Antony (56') dan dua gol Anthony Martial (84', 90+1' penalti).

Tuan rumah juga dominan melawan Man United dengan catatan 55 persen penguasaan bola, 22 tendangan (10 tepat sasaran) berbanding 12 tendangan (delapan tepat sasaran). Terlihat jelas perbedaan besar dari kualitas bermain di kedua tim.

Erik ten Hag tak banyak mengubah komposisi pemain pada taktik 4-2-3-1 yang dimainkannya, tapi saat Man United sudah tertinggal 0-4 di babak pertama beberapa perubahan dilakukannya di babak kedua, seperti memainkan Anthony Martial menggantikan Marcus Rashford.

Baca Juga:

3 Alasan Cristiano Ronaldo Masih Dibutuhkan Manchester United

Phil Foden dan Erling Haaland Ukir Sejarah di Derby Manchester

Man City 6-3 Man United: Manchester Berwarna Biru, Red Devils Melongo

Satu nama menarik perhatian dan di sepanjang laga praktis menjadi penghangat bangku cadangan, yakni Cristiano Ronaldo. Megabintang asal Portugal berusia 37 tahun sama sekali tak dimainkan Ten Hag.

Mengenai hal tersebut Ten Hag punya jawabannya. Ten Hag tak mau memainkan Ronaldo di kala Man United dalam kondisi dipermalukan rival sekota, sebab ia tak mau catatan itu menodai karier penilik lima Ballon d'Or dan juga lima titel Liga Champions tersebut.

"Saya tidak akan membawanya (Ronaldo) masuk (bermain) untuk menghormati Cristiano dan untuk karier besarnya. Hal lain adalah keuntungannya, saya bisa memainkan Anthony Martial saat dia membutuhkan menit bermain, tetapi saya tidak ingin menunjukkannya seperti itu," terang Ten Hag seperti dilansir dari Goal.

Keputusan Ten Hag tidak salah sebab Martial menorehkan dua gol saat ia masuk bermain, itu juga terjadi karena Man City sudah menurunkan tempo bermain dan sudah meraih kemenangan. Kekalahan itu menambah aib Man United.

Sejak awal musim 2020-2021 Man United telah kebobolan kurang lebihnya empat gol di babak pertama di empat laga Premier League: lawan Tottenham Hotspur pada 2020, lawan Liverpool pada 2021, Brentford pada 2022, dan kini lawan Man City.