BolaSkor.com - Jeda internasional September tidak mengubah apapun mengenai Erling Haaland dan juga Manchester City. Momentum mereka tetap terjaga dalam lanjutan laga Premier League melawan rival sekota, Manchester United.

The Citizens menang telak 6-3 di Derby Manchester yang dihelat di Etihad Stadium, Minggu (02/10) malam WIB. Tiga gol hiburan Man United datang dari Antony dan dua gol Anthony Martial, sementara enam gol Man City datang dari dua pemain, Erling Haaland dan Phil Foden.

Haaland menorehkan hat-trick gol (34' 37' 64') dan juga Foden (8' 44' 72'). Man City menunjukkan kualitas bermain di atas Man United dengan dominasi penguasaan bola 55 persen, bahkan melepaskan 10 sepakan tepat sasaran dari 22 percobaan.

Baca Juga:

3 Alasan Cristiano Ronaldo Masih Dibutuhkan Manchester United

Phil Foden dan Erling Haaland Ukir Sejarah di Derby Manchester

Man City 6-3 Man United: Manchester Berwarna Biru, Red Devils Melongo

Khusus untuk Haaland, kini ia telah mencetak 17 gol dari 11 pertandingan untuk Man City di musim debutnya membela klub serta bermain di Premier League. Masih berusia 22 tahun, Haaland masih akan terus berkembang dan kini ia punya catatan total 152 gol klub dan 21 gol untuk timnas Norwegia.

Catatan lainnya menuturkan Haaland punya catatan 202 laga, 173 gol, dan 48 assists. Haaland memulai era baru persaingan dengan striker PSG, Kylian Mbappe, dalam menggantikan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.

Mbappe 18 bulan lebih tua dari Haaland tapi memenangi penghargaan Goldeb Boy tiga musim sebelum rivalnya itu. Dari segi pencapaian gol klub Mbappe juga sudah melaluinya, dengan 208 gol dari 286 penampilan pada rata-rata 0,73 gol per laga, sama dan beda tipis dengan Haaland (0,78).

Menilik momen bagus yang dimiliki Haaland dan catatan golnya, mari sama-sama melihat lima pemain legendaris di Eropa pada posisi penyerang kala masih berusia 22 tahun.

1. Cristiano Ronaldo

Nama yang legendaris mengingat segala kesuksesan dalam kariernya, serta momen-momen bersejarah pada momen prima seorang Cristiano Ronaldo. Periode kesuksesan itu dilalui di periode satu bareng Manchester United, Real Madrid, dan Juventus.

Ronaldo bukan penyerang tengah seperti Haaland karena ia penyerang sayap. Sebelum berusia 22 tahun Ronaldo sudah menorehkan gol ke-50 dalam kariernya dan ia nyaris memenangi Ballon d'Or - kalah dari Kaka.

Hat-trick pertama dari dari 50 hat-trick Ronaldo terjadi enam bulan setelah gol ke-50 tersebut. Dengan cara yang sama seperti Haaland, Ronaldo mempopulerkan namanya di Manchester.

2. Lionel Messi

"(Haaland) dapat jadi pemain yang lebih baik (ketimbang Messi), dia dapat memiliki keinginan untuk melakukannya. Dia suka sepak bola, saya tak pernah melihat pemain yang pada usia 21 tahun atau 22 tahun - mungkin Messi sudah lebih dahulu berkembang pesat, tapi pemain lainnya tak pernah finish dan Anda bisa selalu berkembang."

Komentar itu dituturkan Pep Guardiola kala Haaland menjalani debut di Premier League. Guardiola tahu persis bagaimana Messi dan begitu juga Haaland.

Dari sisi mencetak gol, Messi tidak mendekati Haaland pada usia 22 tahun dan ia juga bukan penyerang tengah melainkan penyerang sayap. Akan tapi pada usia itu Messi jadi pencetak gol handal hingga kemudian menorehkan 628 gol dari 666 laga dengan Barcelona. Pada usia 23 tahun Messi memenangi Ballon d'Or

3. Karim Benzema

Berpotensi memenangi Ballon d'Or 2022 dan kariernya baru meroket sebagai penyerang setelah Ronaldo pergi dari Real Madrid. Karim Benzema keluar dari bayang-bayang dan menjadi top skorer Los Blancos.

Pada usia 21 tahun Benzema banyak dipantau klub besar Eropa setelah mencetak 66 gol dari 148 pertandingan dengan Olympique Lyonnais. Madrid mengalahkan Man United dalam perebutannya pada 2009.

Pada musim pertama di Madrid Benzema hanya mencetak sembilan gol, berkebalikan 180 derajat pada usia 34 tahun dengan catatan 44 gol yang mungkin jadi pencapaian terbaik dalam kariernya.

4. Alan Shearer

Format Premier League baru disahkan dua hari sebelum Alan Shearer, legenda Blackburn Rovers dan Newcastle United, berusia 22 tahun. Kendati demikian Shearer mengukir rekor yang belum terpecahkan dengan 260 gol Premier League (bertahan selama 16 tahun).

Apakah Erling Haaland bisa mengejar rekor tersebut? Tidak ada yang tidak mungkin selama ia fit bermain dan terus bermain di Premier League. Shearer pun menantangnya.

"Saya pikir jika dia (Haaland) tetap bermain di liga dan tetap fit maka saya pikir dia punya peluang. Tapi, saya pikir Harry Kane mungkin juga akan melakukannya," tutur Shearer soal rekor golnya di Premier League.

5. Zlatan Ibrahimovic

Masih aktif bermain dengan AC Milan pada usia 40 tahun. Kala berumur 22 tahun, Zlatan Ibrahimovic belum terlalu terkenal saat ia pindah dari Malmo ke Ajax Amsterdam. Meski begitu talentanya sudah terlihat hingga ia dibandingkan dengan legenda asal Belanda, Marco van Basten.

Empat tahun dihabiskan Ibrahimovic di Belanda sebelum ke Juventus. Pada usia 22 tahun juga Ibrahimovic mencetak 48 gol dari 110 penampilan dan ketajamannya terus berlanjut di klub-klub berikutnya.