Palembang - Kapten tim Sriwijaya FC (SFC) Erol Iba mengaku kecewa dengan kinerja dokter tim SFC, Dr Victor. Gara-gara penanganan cedera Erol tidak ditangani dengan serius oleh Victor, kini Erol harus menjalani operasi. "Selama ini Dr Victor mengatakan tidak ada yang serius dengan cedera saya, sehingga tidak perlu ditangani dengan serius. Namun ketika saya melakukan pemeriksaan cedera dengan mantan dokter timnas Indonesia, Kukuh, justru dikatakan kalau cedera saya harus dioperasi, karena selama ini tidak ditangani dengan serius," kata Erol, Minggu (20/7) kepada bolaskor.com. Erol menjelaskan, sejak mengalami cedera awal Mei lalu, Victor cuma sekali melakukan komunikasi langsung dan melihat cederanya, selebihnya komunikasi selalu dilakukan melalui telepon. Padahal menurut Erol sebagai dokter tim harusnya Victor lebih aktif dalam memantau kondisi kesehatan para pemain SFC. "Dimana-mana dokter tim itu harus memantau kesehatan seluruh pemain, terutama pemain yang cedera, karena itu memang sudah menjadi kewajiban dokter tim," ujar Erol. Menurut pemeriksaan dokter Kukuh, ada urat kaki Erol yang sobek sehingga harus dioperasi." Padahal jika analisa awal benar dan segera ditangani dengan cepat, tidak perlu ada operasi. Namun saat itu Dr Victor bilang tidak ada yang serius dengan cedera saya," kata Erol. Sementara itu Dr Victor bersikukuh kalau tidak ada yang serius dengan cedera Erol. Menurutnya kesimpulan yang diambilnya setelah mendapat hasil pemeriksaan dan rujukan dari dokter ahli RS Siloam. "Memang ada sedikit radang akibat benturan, namun itu wajar pada pemain sepak bola. Tidak ada yang serius dengan cedera Erol dan tidak perlu menjalani operasi," katanya. Namun saat disinggung soal perbedaan dengan MRI, Dr Victor enggan menanggapinya. Oleh: Hensyi Fitriansyah (koresponden BolaSkor.com Palembang)