BolaSkor.com - Kabid Binpres PBSI, Susy Susanti, mengungkapkan hal yang masih harus diperbaiki oleh Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Susy menyebut Praveen/Melati perlu memperbaiki komunikasi.

Indonesia masih berpeluang mengirimkan dua pasangan campuran ke Olimpiade 2020. Keduanya adalah Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjadja.

Dari keduanya, hanya Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjadja yang sudah tampil cukup konsisten. Sementara itu, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum menunjukkan taji.

Hafiz Faizal/Gloria Gloria Emanuelle Widjadja tampil apik di Malaysia (semifinal) dan Thailand Masters (final). Sementara dari dua turnamen yang diikuti, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti belum memuaskan.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terhenti pada babak pertama Malaysia Masters. Sedangkan ketika bermain di Indonesia Masters, Praveen/Melati takluk dari wakil Prancis yang menjadi kejutan.

Baca Juga:

Kalah dari Pasangan Non-Unggulan, Praveen/Melati Terbebani

Indonesia Masters 2020: Praveen/Melatih Kalah dari Non Unggulan, Wakil Ganda Campuran Habis

Kondisi tersebut membuat Susy Susanti menyayangkan kurangnya komunikasi antara Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Padahal keduanya memenangi Denmark dan French Open 2019.

"Sayang sekali, dibanding ganda putri, sebetulnya saya merasa campuran andalan setelah putra. Sebagai pemain berpotensi dan Praveen pernah juara All England, sebetulnya tidak terlalu susah buat dia," kata Susy Susanti seperti dikutip dari situs PBSI.

"Bagaimana dia mengatasi kesulitan, mesti komunikasi dengan baik. Main ganda itu dua orang jadi satu, bagaimana caranya mengurangi ego karena mereka saling membutuhkan, masa depan mereka ada di tangan pasangan."

"Kalau nggak ada komunikasi dan saling terbuka, saya yakin auranya jadi nggak enak. Satu positif, satu negatif, coba kalau saling dukung, itu akan lain," pungkas Susy Susanti.