BolaSkor.com - Everton menahan Liverpool 2-2 pada pertandingan lanjutan Premier League 2020-2021, di Goodison Park, Sabtu (17/10). Liverpool yang sempat unggul pada akhir pertandingan harus puas dengan satu poin karena VAR menyatakan gol tidak sah.

Kedua tim bermain dengan formasi yang mirip. Jika Everton memiliki James Rodriguez, Dominic Calvert-Lewin, dan Richarlison di lini depan, Liverpool mengandalkan trio Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino sebagai mesin mendulang gol.

Pada babak pertama, Liverpool lebih menguasai jalannya pertandingan. The Reds mengkreasikan 13 peluang, sedangkan The Toffees hanya enam. Untuk urusan penguasaan bola, Liverpool unggul dengan 57 persen.

Bahkan, Liverpool sudah unggul ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Aksi Andy Robertson dari sayap kiri menghadirkan umpan matang ke jantung pertahanan Everton. Sadio Mane menyambut bola dan mengarahkannya ke pojok kiri gawang. Jordan Pickford tak berkutik. Tim tamu unggul 1-0.

Baca Juga:

Everton Vs Liverpool: Pembuktian Dua Kiper Hobi Blunder

Sentuhan 'Big Dunc' Ferguson dan Pippo Inzaghi di Balik Melejitnya Dominic Calvert-Lewin

Terakhir Menang pada 2010, 3 Alasan Everton Bisa Kalahkan Liverpool di Derby Merseyside

Sadio Mane

Tensi pertandingan sempat meninggi usai Virgil van Dijk dijegal Pickford di dalam kotak penalti pada menit ke-6. Beruntung bagi Everton, Van Dijk dinyatakan dalam posisi offside. Walhasil, Pickford tak mendapatkan hukuman dan Everton terhindar dari tendangan penalti.

Akan tetapi, pelanggaran tersebut membuat Van Dijk tak bisa melanjutkan pertandingan. Bek asal Belanda itu pun digantikan Joe Gomez.

Liverpool nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-13. Namun, sundulan Firmino masih melayang di atas mistar gawang.

Asyik menyerang, Liverpool justru kebobolan pada menit ke-19. Gol Everton lahir dari skema tendangan sudut James Rodriguez yang disambut sundulan Michael Keane. Adrian sempat berusaha menghentikan, tetapi bola terlalu keras.

Assist tersebut membuat James Rodriguez (enam) hanya kalah dari Harry Kane (sembilan) dan Son Heung-Min (tujuh) dalam hal keterlibatan gol di Premier League musim ini.

Gol pertama Everton

Gol tersebut membuat Liverpool semakin menigkatkan serangan. Pasukan Jurgen Klopp menciptakan peluang pada menit ke-34 melalui kerja sama Mane, Firmino, dan Robertson. Akan tetapi, tendangan Mane masih melenceng ke sisi kanan gawang.

Setelah itu, dalam tempo lima menit, Liverpool mengkreasikan tiga peluang. Satu di antaranya melalui tendangan Thiago Alcantara. Namun, hasilnya sama saja yakni tak ada jala gawang yang bergetar.

Everton berusaha merespons taktik Liverpool dengan melancarkan serangan balik. Namun, hingga akhir babak pertama, skor 1-1 masih bertahan.

Pada awal babak kedua, Liverpool langsung tancap gas. The Reds membuat Pickford jatuh bangun usai Henderson melepaskan tendangan setengah voli. Akan tetapi, gol tak terjadi karena bola terbang tipis di atas mistar gawang Everton.

Everton tak mau kalah. Skuad asuhan Carlo Ancelotti itu mengkreasikan kesempatan pada menit ke-50.

Lucas Digne mengirimkan umpan kepada Calvert-Lewin. Namun, sang striker gagal menyambarnya dengan tendangan di depan gawang Liverpool.

Everton semakin membahayakan gawang Liverpool pada menit ke-59. James Rodriguez mengirimkan umpan matang ke tiang belakang. Richarlison menyambutnya dengan sundulan, tetapi bola masih membentur tiang gawang.

Liverpool kembali unggul ketika pertandingan memasuki menit ke-72. Salah memanfaatkan antisipasi yang tak sempurna dari Yerry Mina. Mantan striker Fiorentina itu melepaskan tembakan dengan kaki kiri yang tak bisa diadang Pickford.

Mohamed Salah

Itu merupakan gol ke-100 Salah di berbagai ajang bersama Liverpool yang diraih dalam 159 laga. Hanya Roger Hunt dan Jack Parkinson yang memiliki gol sama, tetapi jumlah pertandingan lebih sedikit.

Namun, keunggulan Liverpool tak bertahan lama. Calvert-Lewin membuat Everton menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-81. Penyerang tim nasional Inggris itu menuntaskan umpan silang Digne dengan sundulan.

Drama terjadi pada waktu yang tersisa. Pada menit ke-88, Richarlison mendapatkan kartu merah setelah menjegal Thiago.

Setelah itu, pada waktu tambahan, Liverpool sempat mencetak gol melalui Jordan Henderson. Namun, gol tersebut dibatalkan lantaran menurut VAR Sadio Mane terlebih dahulu berada dalam posisi offside. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.

Dengan hasil tersebut, Liverpool berada pada posisi kedua klasemen sementara usai menuai 10 poin. Sementara itu, Everton bercokol pada tempat pertama setelah meraup 13 poin.

Susunan pemain:

Everton (4-3-3): Jordan Pickford; Seamus Coleman (Ben Godfrey 31'), Yerry Mina, Michael Keane, Lucas Digne; Abdoulaye Doucoure (Alex Iwobi 78'), Allan, Andre Gomes (Gylfi Sigurdsson 73'); James Rodriguez, Dominic Calvert-Lewin, Richarlison

Pelatih: Carlo Ancelotti.

Liverpool (4-3-3): Adrian; Trent Alexander-Arnold, Joel Matip, Virgil van Dijk (Joseph Gomez 11'), Andrew Robertson; Jordan Henderson, Fabinho (Georginio Wijnaldum 90'), Thiago Alcantara; Mohamed Salah, Roberto Firmino (Diogo Jota 78'), Sadio Mane.

Pelatih: Jurgen Klopp.