Seiring berjalannya waktu, usia Ronaldo terus bertambah hingga kini di usia 33 tahun, perannya mengalami perubahan, evolusi dari sekedar penyerang sayap biasa, menjadi predator di kotak penalti lawan. Ronaldo lebih bijak menggunakan naluri mencetak golnya dengan sentuhan yang berbuah gol di area 16 meter lawan.

Tujuh dari total delapan musim terakhir Ronaldo bersama Madrid, ia selalu mencetak lebih dari 40 gol di seluruh kompetisi. Ketajamannya yang terus terjaga tercipta karena insting golnya yang tinggi. Terlebih, Ronaldo bisa mencetak gol dengan kedua kaki dan kepalanya - ini menjadi keunggulan Ronaldo dibanding rivalnya, Lionel Messi.

Ronaldo memang masih sering beroperasi di sisi sayap untuk membangun serangan. Namun, jumlah gol yang terlahir darinya, kebanyakan tercipta di dalam kotak penalti lawan. Ronaldo juga banyak ditempatkan Zinedine Zidane, pelatih Madrid, sebagai penyerang sentral dalam taktik 4-4-2 atau 4-3-1-2, dengan kebebasan bergerak di lini depan.

Musim ini, Ronaldo telah mencetak 33 gol dari total 34 laga yang telah dimainkannya di seluruh kompetisi bersama El Real. Kebanyakan gol-golnya itu lahir di paruh kedua musim, setelah di paruh pertama musim 2017/18, lebih banyak bermain inkonsisten. Teranyar, dua golnya ke gawang Eibar membantu Madrid menang 2-1 di lanjutan laga La Liga.