BolaSkor.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia (APSSI) Rahmad Darmawan menyatakan bahwa para anggota tidak masalah dengan peraturan PSSI, di mana tim membayar gaji kepada pemain dan pelatih sebesar 50 persen.

Seperti diketahui, PSSI mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam situasi luar biasa dan akan dimulai kembali pada bulan Oktober mendatang.

Salah satu isi surat keputusan tersebut menerangkan terkait penyesuaian gaji pemain, pelatih, serta staf ofisial. Pemberian gaji menjadi minimal 50 persen untuk Liga 1, berbeda dengan sebelumnya yang hanya 25 persen dari nilai kontrak.

Baca Juga:

Pesan Bambang Nurdiansyah untuk Pemain Timnas Indonesia di Tengah Persoalan Pelatih

FAT Koordinasi dengan Pemerintah terkait Kepulangan Pelatih Timnas Thailand Akira Nishino dari Jepang

"Saya rasa dengan kondisi seperti sekarang ini, kami harus menjadi orang-orang yang bijak, menjadi orang seperti ini dan harus menerima dengan keputusan tersebut," kata Rahmad Darmawan kepawa awak Media.

"Tidak hanya kami menginginkan apa yang kami dapatkan, tetapi harus melihat bagaimana tidak mudah saat ini. Khusunya klub-klub di Indonesia, mereka tidak seperti di Eropa," pelatih yang akrab disapa RD itu menambahkan.

Rahmad Darmawan yang kini melatih Madura United ini menyebut bahwa APSSI sudah melakukan diskusi terkait masalah gaji tersebut. Hasil dari diskusi itu ialah para pelatih sepakat jika gajinya dipotong dengan besaran angka yang diberikan oleh PSSI.

"Pelatih sudah sepakat melalui APSSI bahwa kami (para pelatih) siap mengenai pemotongan gaji sampai 50 persen," pungkas mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.