BolaSkor.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani, menyebut kalau kiper Sampdoria, Emil Audero Mulyadi, tidak pernah berubah pikiran soal peluang memperkuat Timnas Indonesia.

Menurut Hasani, selama ini PSSI belum pernah menjalin komunikasi dengan pemain berusia 25 tahun tersebut.

"Tidak ada perubahan pikiran karena dari dulu kami belum pernah mengontak dia. Yang ramai kan netizen, masuk ke wilayah orang tuanya Emil," kata Hasani saat dihubungi wartawan.

Hasani mengatakan sejak dirinya mendapat tugas dari Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, untuk menghubungi para pemain keturunan di luar negeri, nama Emil Audero jadi prioritasnya.

Sebab, Hasani ingin PSSI hanya menaturalisasi pemain yang sudah terbukti memiliki kualitas, seperti Emil Audero.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Prioritaskan Emil Audero untuk Dinaturalisasi, Jordy Wehrmann Cadangan

Pemain Keempat Naturalisasi antara Emil Audero atau Jordy Wehrmann

Bak gayung bersambut, visi PSSI sejalan dengan Shin Tae-yong yang hanya ingin menaturalisasi pemain dengan kualitas terbaik.

"Di awal sekali, saya, pada November 2021 ditunjuk untuk proses naturalisasi, saya kan cari partner, karena berdasarkan pengalaman dulu kami selalu dapat pemain kelas bawah," ujar Hasani.

"Saya bilang, saya enggak mau model begitu, harus kelas satu. Kebetulan ternyata visi kami di PSSI dengan Shin Tae-yong sama. Dari nama yang dikasih, saya cari kolega saya ini, teman lama," papar Hasani.

Hasani menjelaskan bahwa koleganya itu sempat menawarkan Emil Audero kepadanya. Ia pun sempat bertanya kepada koleganya itu apakah Emil Audero bersedia untuk dinaturalisasi.

"(Kata kolega saya) 'yang penting kalian mau dulu atau tidak'. Waktu itu saya tanya, kenapa dia mau, (menurut kolega saya) dia tidak akan terpilih ke timnas Italia, gue sudah ngomong sama (Roberto) Mancini (pelatih Timnas Italia)," ujar Hasani.

Hasani kemudian menyodorkan nama Emil Audero kepada Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan itu pun langsung menjadikan Emil sebagai target nomor satu.

"Dia (STY) kasih list. Dia taruh di nomor satu itu Emil. Nomor dua Shayne Pattynama, nomor tiga baru Jordy (Wehrmann)," tutur Hasani.