BolaSkor.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Yunus Nusi, memberikan gambaran untuk penunjukkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI yang baru. Yunus Nusi ingin Sekjen yang baru nanti tidak seperti Sekjen sebelumnya, Ratu Tisha Destria.

Kriteria yang diberikan Yunus Nusi tidak begitu berat untuk menjadi Sekjen PSSI. Menurutnya, hanya mengerti bergorganisasi dan memahami seluk beluk sepak bola Indonesia menjadi syarat utama untuk menduduki posisi Sekjen PSSI.

"Setidaknya paham dengan administrasi organisasi dulu, memiliki pengalaman di bidang organisasi, khususnya di persepakbolaan, dan selebihnya kan semua kan tinggal dipelajari," ujar Yunus Nusi.

Baca Juga:

Mundurnya Ratu Tisha Tak Pengaruhi Kinerja PSSI

Exco Bantah Isu Shin Tae-yong Mundur karena Ratu Tisha Sudah Tidak di PSSI

"Paling tidak memahami tentang keorganisasian karena Sekjen itu sebenarnya tidak seperti yang saat-saat ini yang seperti Ratu Tisha."

"Lebih fokus kepada, satu melaksanakan hasil-hasil kongres, yang kedua melaksanakan perintah arahan Ketum tentang hasil keputusan Exco, yang ketiga konsentrasi untuk di kesekretariatan, dia konsen di kesekretariatan suadh itu saja," tambahnya.

Yunus Nusi menambahkan, saat ini posisi Sekjen PSSI dianggap masyarakat sebagai corong dari PSSI, dari yang mengambil keputusan sampai dengan bicara ke publik. Padahal itu adalah tugas dari Ketum dan Waketum PSSI.

"Saya juga ingin Sekjen tidak melanglang buana pidato ke sana ke sini, ketemu Menteri, ketemu Presiden. Saya ingin dia konsen di internal, itu kan Sekjen, sama dengan KONI dengan cabang olahraga bulu tangkis, gulat," ujar Yunus.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai ketua Asprov Kalimantan Timur itu juga ingin Sekjen PSSI nantinya tidak melangkahi Exco.

"Dia kan tidak bisa melangkahi Exco, kalau ada petinggi yang sakit kan ada Exco, karena Exco yang hanya bisa mengambil sebuah keputusan di PSSI, Sekjen melaksanakan hasil-hasil keputusan Exco," tutur Yunus.

"Itu sudah jelas diatur dalam statuta, tidak bisa Sekjen mengambil keputusan tersendiri tanpa ada konsultasi atau tanpa ada keputusan Exco, tidak bisa," pungkasnya.