Liverpool - Marco De Marchi yang merupakan agen dari penyerang muda Liverpool, Fabio Borini, berbicara seputar gagalnya transfer pemain Italia tersebut. Diketahui Borini diincar dua klub antara lain, Inter Milan dan Queens Park Rangers. Namun ia justru memilih bertahan bersama The Reds. Menurut De Marchi, memang benar jika Inter dan QPR berusaha untuk menggaet Borini dari Liverpool. Inter berniat mendatangkan Borini dengan status pinjaman dan opsi permanen di akhir musim. Sementara QPR ingin memboyong permanen Borini, namun sang pemain tak sepakat soal gaji yang diberikan. Usut punya usut ternyata penyerang kelahiran 29 Maret 1991 tersebut memang enggan meninggalkan Liverpool. Ia ingin membuktika diri kepada Brendan Rodgers jika ia memang mampu bersaing mendapatkan tempat utama di lini epan The Reds. Dipinjamkan ke Sunderland musim lalu, Borini justru tampil impresif. Di bawah asuhan Gustavo Poyet, Borini mampu mencetak 10 gol dari 40 penampilannya bagi The Black Cats. Kini, ia berharap untuk mendapat tempat utama di lini depan Liverpool, meskipun harus bersaing dengan Raheem Sterling, Daniel Sturridge, dan Mario Balotelli. Borini merupakan jebolan akademi sepak bola Chelsea, ia bergabung dari AS Roma pada tahun 2012 lalu. Borini diboyong Liverpool dengan mahar sebesar 13,3 juta euro. Sayang, Borini justru harus tersisih dan kemudian dipinjamkan ke Sunderland. Sebab ia cukup kesulitan menembus posisi utama di lini depan yang kala itu masih diperkuat Luis Suarez. "Kini, Borini akan bertahan dan mencoba meyakinkan Brendan Rodgers untuk memberikannya kesempatan. Dia akan berjuang untuk tempat utama. Namun, saya tidak tahu apa yang akan terjadi pada bursa transfer Januari nanti," ujar De Marchi.