BolaSkor.com - Bagi Faisal Julius Ahmad, basket sudah seperti bagian dari kehidupan. Sejak lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA), si bola oren tak pernah lepas dari tangan Faisal.

Perjalanan karier Faisal dimulai pada era Kobatama bersama Citra Satria Pelita di medio 1999. Langsung bermain di kasta tertinggi membuat Faisal gugup awalnya.

“Awalnya nervous juga. Baru lulus SMA sudah bertanding di kompetisi level tertinggi Indonesia," kenang Faisal.

Namun, mental baja Faisal membuatnya bisa bertahan di kompetisi tertinggi. Tak hanya melawan rasa gugup, Faisal juga berjuang menghadapi intimidasi.

Sebagai pemain, Faisal dikenal mahir memanipulasi emosi lawan. Pernah di satu momen, Faisal berselisih dengan pemain senior di lapangan. Saat melakukan lemparan bebas, Faisal melakukan gestur yang mengejek pemain tersebut.

Baca Juga:

James Harden Dekati Rekor Wilt Chamberlain di NBA

Hasil NBA: Bucks Bungkam Celtics, James Harden Menangkan Houston Rockets

“Saya ingat momen itu, pas masih bocah baru 19 tahun," kenang Faisal.

“Saya diintimidasi, saya lawan aja. Habis free throw saya joget, mungkin dinilai mengejek, saya kena hukuman dari pelatih," imbuh dia.

Karier basket Faisal meroket saat membela Satria Muda. Sebanyak tujuh cincin juara berhasil direbut Faisal selama berseraham putih biru.

Tak hanya sukses di klub, Faisal turut menjadi bagian dari tim nasional basket Indonesia yang merebut medali perak SEA Games 2007.

Setelah 12 tahun membela Satria Muda, Faisal hijrah ke Pelita Jaya. Di sana, Faisal kembali merebut gelar juara.

Mundur sebagai pemain, Faisal sempat berada dalam jajaran staf kepelatihan Pelita Jaya sebelum akhirnya memutuskan bekerja di sebuah maskapai penerbangan nasional.

Namun, dia tak pernah bisa jauh dari bola basket. Faisal ikut melatih di Fictor Roring Basketball Academy. "Saya melatih anak-anak . Seru dan menyenangkan mengajari mereka," ujar Faisal.