BolaSkor.com - 25 tahun lalu atau tepatnya 29 Juli 1996 Manchester United merampungkan transfer striker Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer. Kala itu usianya baru berumur 23 tahun dan Sir Alex Ferguson merekrutnya dari Molde.

Tidak butuh waktu lama bagi Solskjaer meninggalkan warisannya di United berkat etos kerja, talenta natural dalam mencetak gol, dan selalu sedia memberikan segenap kemampuan bahkan saat turun dari bangku cadangan.

Julukan Baby Face Assassin tersemat kepadanya, merujuk kepada kemampuannya mencetak gol dengan wajah 'bayi'. Solskjaer juga salah satu super-sub terbaik yang dimiliki Man United dan selama 11 tahun membela klub, Solskjaer memenangi satu Liga Champions dan enam titel Premier League.

Baca Juga:

3 Alasan Manchester United Tepat Perpanjang Kontrak Solskjaer

Statistik Solskjaer Dibanding Tiga Pendahulunya di Manchester United

Ole Gunnar Solskjaer Beri Kode Manchester United Belum Berhenti Belanja Pemain

Ole Gunnar Solskjaer kala direkrut pada 1996

Solskjaer bersanding baik di barisan pemain ofensif United yang tenar seperti Andy Cole, Dwight Yorke, Teddy Sheringham, Eric Cantona, Ruud van Nistelrooy, Wayne Rooney, dan Cristiano Ronaldo.

Selepas pensiun Solskjaer melatih akademi Man United pada 2008-2011, kemudian jadi pelatih kepala di Molde, Cardiff City, sebelum dipanggil melatih United pada Desember 2018 dan baru ini teken kontrak baru hingga 2024.

Seraya merayakan 25 tahun karier Solskjaer saat direkrut sebagai pemain oleh Ferguson dan kini melatih United, serta mendapatkan kontrak baru, berikut hal-hal menarik yang perlu diketahui soal Solskjaer.

1. Kualitas Bintang Lima

Pada 1996 kala Solskjaer direkrut United mengeluarkan mahar 1,5 juta euro untuk Molde. Itu terbukti 'murah' karena pada akhirnya Solskjaer mencetak 33 gol dari 42 penampilan.

Investasi United berbuah manis karena Solskjaer menjadi striker mematikan dan mencetak 126 gol dari 366 laga selama 11 tahun dengan United, tentu saja dengan raihan trofi.

2. Gol Debut untuk Man United

Solskjaer sudah memantapkan status sebagai super-sub dengan gol debutnya melawan Blackburn Rovers di Old Trafford pada 25 Agustus 1996. Solskjaer sempat absen di tiga laga pertama United, tapi kontra Blackburn ia tampil dengan baik.

Masuk dari bangku cadangan di menit 64, United mampu bermain imbang 2-2 kontra Blackburn dan Solskjaer mencetak gol di waktu tersisa. Gol debutnya itu akan selalu diingat.

3. Malam Keajaiban di Barcelona

Ole Gunnar Solskjaer di final Liga Champions 1999

Final Liga Champions 1999 antara United kontra Bayern Munchen di Camp Nou. United tertinggal 0-1 dari gol Mario Basler, Ferguson memainkan Sheringham dan Solskjaer di babak kedua dan keduanya menjadi super-subs.

Sheringham menyamakan kedudukan di menit 90 dan Solskjaer melakukan comeback dramatis berbuah kemenangan. Itu memastikan treble winners United dan sejarah prestisius klub sampai saat ini.

4. Rekor sebagai Pelatih Sejauh Ini

Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Man United

Menjelang musim 2021-2022, Solskjaer sudah memimpin skuad United di 132 laga (115 laga di Premier League). Solskjaer memenangi 54 laga, 30 hasil imbang, dan 31 kekalahan.

Kendati belum memenangi trofi sebagai manajer United, klub dibawanya finish runner-up Premier League musim lalu dan mencapai final Liga Europa. United tetap memberinya kontrak baru karena melihat adanya perkembangan dalam skuad.

5. Pensiun

Kala pensiun sebagai pemain pada 2007 Solskjaer mengakhiri karier dengan catatan 126 gol dari 366 laga. Dia masuk ke dalam salah satu daftar top skorer sepanjang masa klub dan berada di peringkat tujuh.

Solskjaer di bawah Wayne Rooney (253 gol), Denis Law (182 gol), Ryan Giggs (163 gol), Paul Scholes (152 gol), Ruud van Nistelrooy (150 gol), dan George Best (137 gol).