BolaSkor.com - Klub promosi Liga 1 2022/2023 Dewa United FC menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala. Juru taktik asal Payakumbuh tersebut diharapkan bisa memberikan prestasi untuk Dewa United FC.

Kendati berstatus tim promosi, Dewa United FC memasang target tinggi di Liga 1 musim depan. Tim berjulukan Tangsel Warrior itu menargetkan finis di posisi lima besar.

Di bawah asuhan Nil Maizar, manajemen Dewa United FC optimistis target itu bisa dicapai. Apalagi Nil termasuk pelatih berpengalaman di Liga Indonesia.

Nil Maizar tercatat pernah menangani Semen Padang, TIRA Persikabo, dan Persela Lamongan. Bahkan pada 2012 lalu Nil sempat dipercaya menangani Timnas Indonesia.

Baca Juga:

Wawancara Eksklusif Nil Maizar: Jiwa Muda Dewa United FC Menuju Kompetisi Asia

Jadi Pelatih Dewa United FC, Nilmaizar Beberkan Pemain Idaman

Rekam jejak itu yang membuat manajemen Dewa United FC percaya sepenuhnya kepada Nil. Adapun jauh sebelum berkarier di dunia kepelatihan, Nil dikenal sebagai salah satu bek tangguh.

Nil selalu menjadi andalan Timnas Indonesia mulai dari 1987 hingga 1991. Berkat penampilannya bersama tim Merah-Putih, Nil sempat direkrut oleh klub elite Republik Ceko, Sparta Praha. Di sana Nil bermain selama dua tahun dari 1990-1992.

Pulang dari Praha, Nil kemudian memutuskan bergabung dengan Semen Padang. Hebatnya, dia langsung memberikan gelar juara Galatama pada 1992 setelah mengalahkan Arema Malang di partai final.

Berikut fakta menarik Nil Maizar:

1. Lulusan SKO Ragunan

Walaupun cukup banyak menghabiskan waktu mudanya di Padang, namun Nil Maizar ternyata juga merupakan lulusan Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Ragunan, Jakarta.

Nil Maizar sempat merasakan pendidikan di SKO Ragunan selama satu tahun pada 1987 hingga 1988.

2. Satu Angkatan dengan Legenda Bulu Tangkis dan Tenis Indonesia

Saat menimba ilmu di Ragunan, Nil Maizar ternyata merupakan rekan satu angkatan beberapa atlet kenamaan tanah air. Salam satu yang cukup terkenal adalah legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti serta legenda tenis lapangan, Yayuk Basuki.

Selain itu, nama-nama legenda sepak bola Indonesia seperti Peri Sandria dan Sudirman juga merupakan rekan satu angkatan Nil Maizar.

3. Bek Tangguh Langganan Timnas Indonesia

Mungkin belum banyak yang tahu bila sosok Nil Maizar merupakan salah satu bek tangguh di Indonesia saat masih aktif bermain.

Berkat kemampuannya tersebut, Nil pun sempat menjadi langganan timnas Indonesia. Mulai dari timnas Indonesia B pada tahun 1987 hingga 1991, hingga timnas Indonesia U-23 pada tahun 1990 hingga 1991.

4. Pernah Bergabung dengan Sparta Praha

Nil Maizar juga ternyata sempat menjalani karier di kancah Eropa dengan bergabung dengan klub besar Republik Ceko, Sparta Praha pada tahun 1990 hingga 1992.

Bersama pemain Indonesia lainnya, Agus Yuwono, Nil Maizar sempat merasakan kerasnya kompetisi disana dan juga ditangani pelatih ternama Josef Masopust.

5. Juara Galatama 1992

Saat kembali ke Indonesia pada tahun 1992, Nil Maizar 'pulang kampung' membela Semen Padang. Nil pun sukses mengadopsi ilmu yang didapatkannya di Eropa dengan membawa tim Kabau Sirah berprestasi.

Pada tahun tersebut, Semen Padang sukses meraih gelar juara Piala Galatama. Saat itu, Nil Maizar dan kawan-kawan sukses mengalahkan Arema Malang di partai final.