BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkejut dengan apa yang diterapkan di Vietnam. Seperti diketahui pertandingan di Vietnam digelar dengan penonton pasca pandemi virus corona (COVID-19).

Vietnam sudah mulai menggelar laga sepak bola pada 23 Mei. Sebanyak lebih dari 10 ribu penonton menghadiri partai pertama pasca pandemi antara Duoc Nam Ha Nam Dinh kontra Hoang Anh Gia Lai di Piala Nasional.

FAM sendiri akan meniru kompetisi di Korea Selatan dan Jerman, yang digelar tanpa penonton apabila kompetisi diizinkan pemerintah untuk digelar. Sesuai rencana Liga Malaysia hendak dilanjutkan pada September 2020.

Baca Juga:

FAT Usulkan Perubahan Regulasi soal Pemain di Piala AFF 2020 demi Skuat Terbaik Timnas Thailand

Timnas Malaysia U-19 Akan Datangkan Pemain dari Kompetisi Amerika Serikat demi Lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia

"Kami belajar dari negara-negara di Korea Selatan dan Jerman. Kami berhubungan dengan mereka. Dan Vietnam juga. Vietnam memulainya dengan fans, cukup mengejutkan," kata Sekjen FAM, Stuart Ramalingam dikutip dari New Straits Times.

FAM enggan bermain-main terhadap risiko. Sekaligus tak ingin mempertaruhkan nyawa ribuan orang, baik fans atau pemain. "Bagi kami, kami ingin sangat berhati-hati dan kami fokus mengurangi risiko."

"Ketika sepak bola dunia mulai terbuka, kami melihat sentimen positif (banding FAM ke Dewan Keamanan Nasional). Tetapi pada saat sama, kami tidak bisa menilai berdasarkan sentimen saja."

"Lihat Prancis, Skotlandia, Belanda, dan Belgia telah membatalkan liga mereka. Untuk liga yang telah kembali, SOP sudah dibagikan kepada kami."

"Bundesliga Jerman (SOP) begitu tinggi dan mahal sehingga hampir tidak mungkin bahi kami melakukan hal yang sama. Tetapi Korea punya sistem lebih dekat dengan kami, praktis, mudah diterapkan, dan realistis."