BolaSkor.com - Penggunaan VAR terbukti kurang optimal dalam polemik offside. Maka dari itu FIFA siap memperkenalkan teknologi baru untuk menyelesaikan masalah tersebut pada gelaran Piala Dunia 2022 mendatang.

Hal itu dibocorkan langsung oleh Arsene Wenger. Mantan manajer Arsenal tersebut kini memang bekerja untuk FIFA sebagai kepala pengembangan sepak bola dunia.

Polemik terkait offside memang sudah mewarnai pertandingan sepak bola selama bertahun-tahun lamanya. Penglihatan manusia yang terbatas membuat hakim garis kerap keliru mengambil keputusan.

Baca Juga:

Aksi Protes Norwegia dan Jerman Lolos dari Sanksi FIFA

Presiden FIFA: Pesepak Bola Bukan Prioritas Penerima Vaksinasi COVID-19

Sanksi Berat Menanti Klub dan Pemain yang Ikut Liga Super Eropa

Gestur hakim garis untuk pelanggaran offside.

Penggunaan VAR awalnya diharapkan bisa menyelesaikan masalah ini. Dengan melihat video tayangan ulang, wasit bisa lebih tepat dalam mengambil keputusan.

Pada kenyataannya, keputusan para pengadil masih menimbulkan kontroversi. Terutama terkait momen offside yang sangat tipis.

Sebagai gantinya, FIFA tengah merancang sebuah teknologi untuk membantu kinerja hakim garis. Meski belum diberi nama, namun nantinya keputusan offside bisa diambil secara otomatis.

"Offside otomatis menurut saya akan siap untuk tahun 2022. Otomatis berarti langsung dari sinyal ke hakim garis dan hakim garis memiliki lampu merah di jam tangannya yang memberi tahu dia offside atau tidak offside," kata Wenger dilansir dari Goal.

Wenger yakin teknologi ini akan membuat pertandingan bisa semakin berkualitas. Para pemain kini tak perlu ragu dengan keputusan wasit.

Selain itu, teknologi baru ini juga bisa menghemat waktu. Dengan VAR, Pertandingan harus berhenti beberapa menit untuk memberi kesempatan wasit melihat tayangan ulang.

“Saat ini kami memiliki situasi di mana para pemain di garis untuk melihat apakah mereka offside atau tidak. Rata-rata waktu kita harus menunggu adalah sekitar 70 detik, terkadang satu menit 20 detik, terkadang sedikit lebih lama ketika keadaan sangat sulit untuk diapresiasi," tambahnya.

“Ini sangat penting karena kami melihat banyak perayaan gol dibatalkan setelahnya karena situasi tersebut. Itulah mengapa saya yakin ini adalah langkah yang sangat penting."