BolaSkor.com - Kompetisi Serie A musim 2019-20 akan dipaksakan untuk tetap berlanjut meski penyebaran wabah virus corona masih tinggi di Italia. Keinginan itu ditegaskan langsung oleh Presiden FIGC, Gabriele Gravina.

Serie A sudah ditunda sejak 10 Maret lalu tepatnya saat memasuki pekan ke-26. Keputusan itu terpaksa diambil seiring dengan kebijakan pemerintah Italia yang menunda semua kegiatan olahraga untuk mencegah penyebaran virus corona.

Awalnya penundaan hanya akan dilakukan sampai 3 April. Namun situasi yang kian memburuk membuat Serie A nampak sulit untuk dilanjutkan dalam waktu dekat.

Fakta tersebut memunculkan rumor terkait akan dibatalkannya Serie A musim ini. Bagi beberapa pihak, hal ini merupakan pilihan yang realistis.

Baca Juga:

Penyebaran Besar Virus Corona Diprediksi Walikota Bergamo Terjadi di Laga Atalanta Vs Valencia

Pandemi Virus Corona, Ashley Young Menceritakan Pengalaman Hidupnya di Italia

Pandemi Virus Corona, Legenda Juventus Prediksi Kompetisi 2019-20 di Eropa Tidak akan Berlanjut

Gabriele Gravina

Namun wacana tersebut ditolak oleh Presiden Lazio, Claudio Lotito. Ia yakin penyebaran virus corona bisa segera diredam.

Jika kompetisi dihentikan, finansial klub-klub Serie A dikhawatirkan akan mengalami masalah yang cukup besar. Ancaman kebangkrutan pun menghantui mereka terutama klub-klub kecil.

Hal tersebut nampaknya menjadi perhatian khusus Gravina. Maka dari itu, ia akan berusaha untuk melanjutkan kompetisi.

"Selama saya bisa, saya tidak akan kehilangan harapan untuk melanjutkan kompetisi. Saya akan melakukan apa saja untuk mewujudkannya. Saya merasa sulit untuk menyerah," kata Gravina kepada Radio Marte.

“Saya sadar bahwa masih terlalu dini untuk memikirkan tanggal, tetapi kita harus berpikir positif. Kami akan mencoba yang terbaik untuk bermain dengan meminta dukungan dari UEFA dan FIFA untuk (menyelesaikan kompetisi) melampaui 30 Juni."

UEFA memang telah mengeluarkan kebijakan agar kompetisi di Eropa bisa selesai paling lambat pada 30 Juni. Demi mewujudkannya, mereka sampai menunda Piala Eropa 2020.

“Saya menganggap (membatalkan musim ini) sebagai kekalahan saya dan mengurangi nilai kompetisi. Itu akan mengarah pada skenario yang tidak menyenangkan," tambah dia.

“Saya dengan keras kepala menolak refleksi apa pun yang mengarah pada kesimpulan seperti itu (pembatalan). Selama mungkin, saya akan terus menolak hipotesis ini," urai dia.

Penulis: Taufik Hidayat