BolaSkor.com - Era Roman Abramovich sebagai pemilik Chelsea telah berakhir. Laman resmi Chelsea telah mengonfirmasi Todd Boehly sebagai pemilik klub baru dan mengakhiri era Abramovich yang sudah menjadi pemilik sejak 2003.

"Chelsea bisa mengonfirmasi jika persyaratan telah disetujui untuk kepemilikan baru yang dipimpin oleh Todd Boehly, Clearlake Capital, Mark Walter, dan Hansjoerg Wyss untuk mengakuisisi Klub," bunyi kalimat pembuka Chelsea.

"Dari total investasi yang dikucurkan, 2,5 miliar pounds akan digunakan untuk membeli saham klub dan hasil tersebut akan disimpan ke rekening bank Inggris yang dibekukan dengan tujuan untuk disumbangkan 100 persen untuk tujuan amal sebagaimana dikonfirmasi oleh Roman Abramovich. Persetujuan pemerintah Inggris diperlukan untuk transfer dana dari rekening bank Inggris yang dibekukan."

"Penjualan diharapkan selesai pada akhir Mei dengan tunduk pada semua persetujuan peraturan yang diperlukan. Rincian lebih lanjut akan diberikan pada saat itu," tutup Chelsea.

Baca Juga:

Era Roman Abramovich Berakhir, Chelsea Konfirmasi Todd Boehly Jadi Pemilik Baru

Perasaan Belum Padam, Juventus Terus Dekati Jorginho

Todd Boehly Selangkah Lagi Jadi Pemilik Anyar Chelsea

Chelsea sepakat pada pembelian seharga 4,25 miliar poundsterling yang ditawarkan Todd Boehly. Boehly juga tak sendiri karena ia memiliki konsorsium dan figur-figur di balik pembelian tersebut.

Kepastian itu sedikit menenangkan fans karena Chelsea kini bisa fokus mengakhiri musim, kemudian berbenah menjelang bursa transfer musim panas 2022.

Lantas siapa saja sosok-sosok kunci di balik konsorsium yang membeli Chelsea? Dikutip dari BBC Sport berikut sosok tersebut.

Todd Boehly

Pemimpin dari konsorsium. Dia memiliki 20 persen saham dari LA Dodgers, juara tujuh kali Seri Dunia baseball serta pemilik klub basket putri Amerika Serikat, Los Angeles Sparks. Bersama dengan Mark Walter, Boehly juga memiliki 27 persen saham di franchise NBA Los Angeles Lakers.

Pada 2015 Boehly juga mendirikan industri Eldrige, perusahaan pusat yang berinvestasi di banyak industi. Melalui Eldrige Boehly juga berinvestasi di perusahaan asuransi hidup, perusahaan real estate, dan juga teknologi.

Tidak berhenti sampai di situ saja Boehly juga berinvestasi di industri pangan Aurify Brand, yang memiliki restoran seperti Le Pain Quotidien, begitu juga dengan brand Amerika Serikat Chuck E. Cheese. Bahkan Boehly juga menjadi CEO interim Hollywood Foreign Press Association.

Clearlake Capital

Clearlake Capital adalah perusahaan personal ekuitas yang juga akan memiliki saham besar di Chelsea.

Dipimpin oleh Jose E. Feliciano dan Behdad Eghbali, Clearlake punya aset lebih dari 58 miliar poundsterling, dan memiliki lebih dari 300 investasi. Meski begitu tidak ada di antaranya yang bergerak di bidang olahraga, fokus dengan software dan teknologi, serta industri enerji dan makanan.

Mark Walter

Mark Walter adalah CEO dari Gugggenheim Partners, perusahaan finansial global yang bermarkas di New York dan Chicago. Guggenheim Partners juga memiliki aset lebih dari 250 miliar poundsterling.

Walter seperti halnya Boehly juga co-owner LA Dodgers yang memenangi Kejuaraan Dunia pada 2020 serta punya saham di LA Lakers. Pada 2012 Walter (61 tahun) juga jadi salah satu dari delapan figur paling berpengaruh pada bisnis olahraga oleh Sports Business Journal.

Investasi personalnya termasuk saham di perusahaan pembuat makanan Beyond Meat dan penjualan mobil online Carvana.

Hansjoerg Wyss

Nama yang tentunya tak asing lagi dan sempat dikabarkan membeli Chelsea sebelumnya. Miliader Swiss punya kekayaan mencapai empat miliar poundsterling. Kekayaannya datang dari penjualan dari alat manufaktur medis miliknya: Synthes hingga Johnson & Johnson pada 2012.

Wyss juga memiliki saham di perusahaan biotek Novocure dan Molecular Partners. Menurut Forbes, Wyss (86 tahun) salah satu orang paling filantropis di dunia.