BolaSkor.com - Yoewanto Stya Beny terinspirasi Gianluigi Buffon memutuskan menjadi penjaga gawang. Tepatnya saat Buffon tampil di final Liga Champions 2002/2003.

Final mempertemukan Juventus kontra AC Milan di Stadion Old Trafford, Manchester pada 28 Mei 2003. Yoewanto Stya Beny yang masih berusia 10 tahun terkesima dengan aksi Gianluigi Buffon.

Buffon menepis dua tendangan penalti pemain Milan, kendati di akhir laga Juventus gagal meraih trofi Liga Champions.

Baca Juga:

Risna Prahalabenta Tak Menyesal Gagal Berkarier di Madura United

Pelatih Persib Keberatan jika Liga Digelar 20 Agustus

"Positioning dan refleks yang ditunjukkan Buffon saat itu sangat luar biasa. Setelah pertandingan itu, saya semakin yakin ingin menjadi penjaga gawang," kata Yoewanto Stya Beny di laman Persija.

Beny meniti karier sebagai penjaga gawang saat ikut dalam Danone Cup 2005. Kariernya terus menanjak dan sukses membawa Jawa Timur menjuara Piala Medco, kemudian masuk ke dalam skuat Timnas U-16 di Piala Asia 2008.

Kiper Persija itu terus menjadikan Buffon sebagai idola. Selain itu, ia mencoba menyerap ilmu lewat video penampilan kiper 43 tahun itu.

"Saya belajar banyak dari dia, tentang cara dia berkomunikasi dengan pemain belakang, cara menempatkan diri, dan kepemimpinan di lapangan."