BolaSkor.comPersija Jakarta bersiap menghadapi PSM Makassar, pada laga leg kedua final Piala Indonesia 2018. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (6/8).

Lazimnya pada H-1 sebelum bertanding, setiap tim akan melakukan official training (OT) di stadion tempat pertandingan digelar. Namun, kali ini Macan Kemayoran tidak mengambil jatah tersebut.

Persija Jakarta ditengarai memilih tidak berlatih di Stadion Andi Mattalatta, lantaran khawatir kejadian teror seperti sebelumnya terulang. Namun, pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos menyanggah kabar tersebut.

Baca Juga:

Masalah Lini Belakang Kembali Jadi Penyebab Persija Jakarta Gagal Menang

Julio Banuelos Bantah Hubungan Marko Simic dan Bruno Matos Tidak Baik

"Hal ini kami lakukan, karena waktu kami sangat mepet untuk menggelar pertandinga ini. Jadi lebih baik kami melakukan OT di Jakarta," kata Banuelos di Makassar, Senin (5/8).

Sebelumnya pada pertandingan final, Minggu (28/7) saat menghadari OT Persija Jakarta mengalami kejadian yang kurang mengenakan, bus yang mengangkut skuat Persija Jakarta mengalami pecah kaca setelah melakukan OT.

Bahkan pada saat kejadian tersebut, dua pemain Persija Jakarta, Marko Simic dan Ryuji Utomo menjadi korban. Berbagai teror tersebut membuat PSSI menunda pertandingan tersebut.

"Saya rasa bukan karena teror terdahulu kami makanya kami tak melakukan OT. Sebenarnya saya bisa bilang masyarakat Makassar sangat baik dengan kedatangan kami," imbuh Julio.