BolaSkor.com - Firman Utina belum mau pensiun dari pemain sepak bola profesional di Indonesia. Untuk itu, ia berharap PSSI dan PT Liga Indonesia Baru menghapus regulasi pembatasan usia.

Seperti diketahui, Dalam Liga 2 musim ini, seluruh klub peserta tidak boleh memiliki pemain di atas umur 35 tahun. Di Liga 1, hanya memperbolehkan klub peserta memiliki dua pemain di atas 35 tahun.

Meski begitu, Firman Utina tetap mematangkan modalnya untuk suatu saat nanti beralih profesi sebagai pelatih sepak bola profesional di Indonesia. Salah satunya adalah menjadi pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) yang didirikannya, yakni FU15 Football Academy.

Begitupun, pengembangan dan peningkatan lisensi kepelatihan dari yang sudah dimilikinya saat ini. Firman Utina sendiri saat ini memiliki lisensi kepelatihan C AFC.

"Mudah-mudahan federasi sudah menghapuskan (regulasi pembatasan umur). Tapi, saya merasa saatnya saya membangun pembelajaran membina pemain usia dini," kata Firman Utina.

"Jadi sebelum saya menjadi pelatih profesional, saya harus belajar dulu membina anak-anak. Sehingga saya dapat pengalaman dari bawah ke atas."

Firman Utina sendiri di musim lalu membawa Bhayangkara FC. Ia berhasil membawa The Guardian juara Liga 1.

Pengalaman pemain berumur 35 tahun ini sudah tidak perlu diragukan lagi. Sejumlah klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Arema Malang, hingga Sriwijaya FC pernah dibelanya.

Pengalaman di Timnas Indonesia pun sudah banyak. Begitupun trofi atau penghargaan bergengsi, baik secara tim dan individu, pernah dirasakannya. Salah satunya membawa Persib menjadi juara Indonesia Super League (ISL) 2014 dan Piala Presiden 2015.