BolaSkor.com - Perasaan senang tengah menyelimuti Fitrul Dwi Rustapa. Pasalnya, mimpi untuk bisa membela Persib Bandung akhirnya terwujud.

Menurutnya, butuh waktu untuk bisa membela tim impiannya sejak kecil ini. Bahkan ia harus rela bergabung dengan tim luar Jawa Barat seperti Persegres Gresik dan Persipura Jayapura.

"Kurang lebih 6 tahun saya berada di luar Jawa Barat untuk merintis karier sebagai pesepak bola profesional. Perasaannya sangat senang ya, luar biasa. Apalagi kan saya punya mimpi dari dulu sejak saya di SSB, pertama kali tim yang dilihat itu Persib. Nah hati kecil saya ingin bergabung di sini," ungkap Fitrul Dwi Rustapa di Stadion Persib (Sidolig), Ahmad Yani, Kota Bandung.

Baca Juga:

Persib Rencanakan TC di Batam, Dua Tim Singapura Akan Dijajal

Persib Iri dengan Arema FC, PSIS, Persebaya, Persis yang Beruji Coba

Fitrul Dwi Rustapa lega lantaran impian itu bisa diwujudkan. Kini, ia menjadi bagian dari Persib untuk menghadapi kompetisi musim 2022/2023 yang rencananya akan digulirkan akhir Juli mendatang.

"Alhamdulillah kemarin habis kompetisi Liga 1 selesai dihubungi salah satu manajemen dan sesuai keinginan saya, saya gabung di sini (Persib)," katanya.

Kiper berusia 26 tahun ini pun mengaku tidak mengalami kesulitan selama bergabung dan menjalani latihan bersama Persib. Terlebih, ia merupakan putra daerah Jawa Barat yang berasal dari Garut.

"Alhamdulillah tidak ada (kesulitan) soalnya kan sama-sama orang Sunda. Dari mulai bahasa, terus cara kehidupannya sama, jadi berjalan dengan baik," tuturnya.

Fitrul Dwi Rustapa semakin bersemangat lantaran Persib memiliki pelatih kiper Luizinho Passos. Menurutnya, cara melatih dan pendekatan kepada anak asuhnya sangat bagus.

"Intensitas latihannya agak naik. Materi juga karena dia dari Brasil, jadi banyak materi yang diterapkan di sini. Saya harap semua berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang direncanakan pelatih," harapnya.

Terkait mengenai persaingan, Fitrul Dwi Rustapa tak memungkirinya. Terlebih Persib memiliki kiper-kiper berkualitas dan berpengalaman seperti I Made Wirawan dan Teja Paku Alam.

"Dimana-mana tiap tim persaingan ada, cuma saya tidak fokus pada persaingan itu. Saya fokus pada perkembangan diri saya dan mudah-mudahan sesuai dengan apa yang diharapkan pelatih dan saya bisa menunjukkan yang lebih baik," tegasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)