BolaSkor.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita, menjelaskan terkait dengan format kompetisi Liga 2 2021 mendatang. Menurut Hadian, format Liga 2 nantinya sama dengan rancangan tahun 2020, yang berbeda hanya ada di fase grup saja.

Kompetisi kasta kedua ini diikuti oleh 24 tim. Nantinya dari 24 tim tersebut akan dibagi menjadi empat grup yang akan terisi dengan enam tim dan digelar secara home tournament. Untuk tuan rumah sendiri akan diundi kembali.

Hal yang membedakan, babak fase grup Liga 2 akan digelar double round robin sampai dengan babak perempat final. Padahal tahun lalu, pertandingan babak fase grup hanya digelar dengan sistem single round robin saja.

Baca Juga:

Bonus Pemain Rans Cilegon FC Capai Rp70 Juta saat Laga Uji Coba

Ditawari Jadi Manajer Timnas Indonesia, Ini Jawaban Raffi Ahmad

"Format Liga 2 hampir sama dengan tahun 2020. Rencananya kami akan membagi empat grup kembali. Tapi yang membedakan adalah Liga 2 dari babak fase grup sampai perempat final akan menggunakan sistem double round robin," kata Akhmad Hadian ketika dihubungi oleh BolaSkor.com, Kamis (6/5).

"Tapi untuk babak selanjutnya seperti semifinal dan final pertandingan akan kembali digelar single match. Sementara itu rencananya kami akan menggelar Liga 2 ini selama enam bulan," tambah pria berusia 55 tahun tersebut.

Format ini dinilai yang terbaik untuk diterapkan di masa pandemi dengan pertandingan terpusat di empat daerah. Terlebih, infrastruktur stadion Liga 2 yang belum merata juga menjadi kendala bagi LIB.

"Tidak gampang merancang Liga 2, klubnya lebih merata dari Liga 1, jadi lebih banyak di daerah. Tantangannya bagaimana menyelenggarakan pertandingan yang lebih berkualitas. Kebanyakan infrastruktur stadion Liga 2 belum bisa disesuaikan dengan protokol kesehatan," pungkas Hadian.