BolaSkor.com - Barcelona telah secara resmi memperkenalkan Franck Kessie sebagai rekrutan anyarnya. Kehadirannya menambah daftar pemain Afrika yang pernah menjadi tumpuan lini tengah Blaugrana.

Barcelona secara resmi mengikat Kessie dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sang pemain rela meninggalkan AC Milan yang baru dibawanya meraih Scudetto.

Seperti diketahui, Barcelona memiliki gaya permainan yang khas bernama tiki-taka. Peran gelandang sangat penting untuk menjalankan skema ini.

Seorang gelandang harus memiliki kecerdasan di atas rata-rata untuk dapat sukses di Barcelona. Sementara pemain asal Afrika lebih identik mengandalkan kekuatan fisik.

Baca Juga:

Barcelona Ditawari Rekrut Cristiano Ronaldo

Ditawari Rekrut Cristiano Ronaldo, Bagaimana Respons Barcelona?

Barcelona Umumkan Kedatangan Franck Kessie dan Andreas Christensen

Meski begitu, Kessie bukan gelandang asal Afrika pertama yang menjadi andalan di lini tengah Barcelona. Sejumlah nama lain telah lebih dulu menjalani peran tersebut.

Setidaknya ada empat gelandang asal Afrika lain yang sempat menjadi andalan Barcelona. Berikut ini rangkumannya:

1. Yaya Toure

Yaya Toure bisa dibilang menjadi gelandang asal Afrika pertama yang mampu merebut tempat utama di skuat Barcelona. Ia mampu bertahan tiga musim di Camp Nou.

Toure tidak hanya memiliki fisik dan stamina yang kuat layaknya pemain asal Afrika. Skill olah bola pemain berkebangsaan Pantai Gading itu juga di atas rata-rata.

Toure didatangkan Barcelona dari AS Monaco dengan biaya 10 juat euro pada musim panas 2007. Ia langsung menjadi salah satu pemain kunci di tim asuhan Frank Rijkaard.

Toure menutup musim pertama dengan mencatatkan 2 gol dari 38 laga. Kontribusinya semakin terlihat semusim berselang dengan mencetak 3 gol dan 1 assist dari 43 laga.

Namun ditunjuknya Pep Guardiola sebagai pelatih anyar Barcelona pada musim panas 2009 mengubah peruntungan Toure. Menit bermainnya mulai menurun meski masih bisa mencatatkan 37 penampilan dan membukukan satu gol serta 7 assist.

Hubungan yang buruk dengan Guardiola membuat Toure hengkang ke Manchester City pada musim panas 2010. Ia kemudian menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia bersama The Citizens.


2. Seydou Keita

Setahun setelah mendatangkan Toure, Barcelona kembali menambah gelandang asal Afrika di skuatnya. Kali ini giliran Seydou Keita yang direkrut dari Sevilla pada musim panas 2008.

Keita menjadi pemain asal Mali pertama yang memperkuat Barcelona. Ia mampu bertahan selama empat musim.

Sepanjang berseragam Barcelona, Keita tampil sebanyak 188 laga di semua kompetisi. Ia juga mampu membukukan 22 gol dan 14 assist.

Keita juga ikut membantu Barcelona meraih 14 trofi bergengsi. Dua di antaranya adalah gelar Liga Champions 2009 dan 2011.


3. Alex Song

Alex Song coba melanjutkan dua kompatriotnya saat pindah ke Barcelona dari Arsenal pada musim panas 2012. Ketika itu biaya transfernya mencapai 15 juta poundsterling.

Sayangnya Song gagal tampil maksimal bersama Barcelona. Pemain berkebangsaan Kamerun itu bahkan harus menjalani masa pinjaman ke West Ham United sebelum dilepas permanen pada musim panas 2016.

Selama memperkuat Barcelona, Song hanya mencatatkan 65 penampilan. Dari jumlah tersebut, ia hanya mampu menyumbang 1 gol dan 2 assist.


4. Kevin-Prince Boateng

Kevin-Prince Boateng bisa dibilang menjadi gelandang asal Afrika terakhir sebelum Kessie yang diandalkan Barcelona. Ia datang dengan status pinjaman dari Sassuolo pada musim dingin 2019.

Kepindahan Boateng ketika itu terbilang mengejutkan. Pemain berkebangsaan Ghana tersebut memang telah melewati usia emasnya.

Pada akhirnya, Boateng tak bisa berbuat banyak. Ia hanya tampil empat laga hingga akhir musim 2018-2019 tanpa mencatatkan satu pun gol dan assist.