BolaSkor.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard dinilai kebingungan dalam memaksimalkan potensi Hai Havertz. Permain berusia 21 tahun itu memang tampil mengecewakan dalam dua laga perdananya memperkuat The Blues.

Ekspektasi tinggi memang mengiringi kedatangan Havertz ke Stamford Bridge. Pemain berusia 21 tahun tersebut merupakan rekrutan termahal Chelsea pada musim panas ini.

Fans Chelsea tentu berharap kehadiran Havertz dapat menghadirkan dimensi baru dalam skema serangan tim pujaannya. Namun hal itu masih belum terlihat hingga saat ini.

Performa Havertz langsung menjadi sorotan saat Chelsea menang 3-1 atas Brighton & Hove Albion pada laga pembuka Premier League 2020-2021, pekan lalu. Saat itu permainannya dianggap biasa saja dan tak terlalu menonjol.

Baca Juga:

Kepa Kembali Bikin Blunder, Frank Lampard Hanya Bisa Berikan Dukungan

Chelsea 0-2 Liverpool: Christensen Kartu Merah, The Blues Takluk di Stamford Bridge

Beda Nasib Alisson dan Jorginho pada Tendangan Penalti

Kai Havertz dan Frank Lampard

Ia kembali menjadi sorotan saat Chelsea takluk dari Liverpool, Minggu (20/9) kemarin. Havertz bahkan sudah ditarik keluar usai turun minum demi menutup lubang di lini pertahanan.

Saat itu Chelsea memang harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Andreas Christensen di kartu merah pada akhir babak pertama. Ia harus mengganti salah satu pemain depannya untuk memasukkan bek tengah baru.

Meski begitu, dikorbankannya Havertz dalam insiden ini juga mengundang pertanyaan. Sebagai rekrutan termahal, sang pemain harusnya bisa dimainkan lebih lama untuk menjadi pembeda.

Menurut Jamie Carragher, Lampard masih kebingungan dalam menempatkan pemain berkebangsaan Jerman itu di lapangan. Legenda Liverpool itu bahkan menilai Havertz tidak cocok dengan skema yang ditampilkan Chelsea saat ini.

"Dia hampir terlihat seperti Nomor 10 dan kami tidak melihat banyak pemain seperti itu di sepak bola sekarang. Di mana dia bermain hari ini, saya pikir itu tidak cocok untuk Chelsea," kata Carragher kepada Sky Sports.

Dalam dua laga perdananya, Lampard memainkan Havertz sebagai winger kanan. Hal itu terbukti tak maksimal karena Havertz aslinya berposisi sebagai gelandang serang.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan legenda Liverpool lainnya, Jamie Redknapp. Menurutnya, Lampard tengah berada dalam dilema terkait posisi Havertz.

Memainkan Havertz di posisi favoritnya akan membuat dirinya mengubah skema atau formasi Chelsea secara keseluruhan. Hal itu tentu sangat beresiko karena kompetisi tengah bergulir.

“Saya pikir Havertz adalah seorang Nomor 10. Dengan tiga gelandang yang mereka mainkan di lini tengah saat ini, anda membutuhkan lebih banyak kualitas," kata Redknapp.

"Kai Havertz tampaknya juga tidak cocok ditempatkan sebagai striker, seperti lawan Brighton kemarin."

Pemilihan posisi Havertz yang tepat menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Lampard. Tekanan tentu akan semakin kencang tertuju kepadanya andai gagal memaksimalkan potenti pemain berharga 70 juta poundsterling tersebut.