BolaSkor.com - Frank Lampard bertahan dua tahun kurang sebagai manajer Chelsea. Status sebagai legenda tak mampu menyelamatkan karier Lampard sebagai pelatih The Blues hingga akhirnya klub memecatnya.

Lampard (42 tahun) dipecat setelah Chelsea terseok-seok bermain musim ini di liga dan sampai saat ini ada di urutan sembilan klasemen. Padahal klub sudah 'memanjakan' Lampard dengan merekrut pemain seperti Timo Werner, Hakim Ziyech, Kai Havertz, dan lainnya yang menghabiskan 200 juta poundsterling lebih.

"Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, dan bukan keputusan yang dianggap enteng oleh pemilik dan Dewan klub," demikian pernyataan di laman resmi Chelsea.

"Kami berterima kasih kepada Frank atas apa yang telah dia capai pada masanya sebagai pelatih kepala klub. Namun, hasil dan penampilan baru-baru ini tidak memenuhi harapan klub, meninggalkan klub di papan tengah tanpa jalur yang jelas untuk memperlihatkan perkembangan."

Baca Juga:

Frank Lampard Punya Kesempatan Mundur Awal Musim

Profil Kim Min-jae, The Monster, dan Bek Kontroversial Milik Korsel

Kemenangan Chelsea Ternoda Ulah Kepa dan Werner

Frank Lampard

"Tidak pernah ada waktu yang tepat untuk berpisah dengan legenda klub seperti Frank, tetapi setelah pertimbangan dan pertimbangan yang panjang diputuskan bahwa perubahan diperlukan sekarang untuk memberikan waktu kepada klub untuk meningkatkan kinerja dan hasil musim ini."

Thomas Tuchel yang juga dipecat PSG dan digantikan Mauricio Pochettino dikabarkan akan jadi pengganti Lampard di Chelsea.

Seraya menanti siapa suksesor Lampard ada kabar menarik yang dimuat oleh Daily Mail akan satu poin yang memicu pemecatan Lampard. Kabarnya ia berselisih paham dengan Direktur Chelsea Marina Granovskaia.

Frank Lampard dan Marina Granovskaia

Perselisihan itu terjadi karena beda pendapat soal perlakuan kepada Kepa Arrizabalaga serta target transfer. Kepa kiper termahal dunia kala Chelsea merekrutnya dari Athletic Bilbao sebesar 80 juta euro.

Alih-alih memberinya kans unjuk gigi dan memperbaiki kepercayaan dirinya Lampard sudah mengurangi waktu bermain Kepa musim lalu. Hal itu bertolak belakang dengan keinginan Marina yang juga mewakili klub.

Tidak hanya itu Lampard juga bersikukuh ingin ada Declan Rice (West Ham United) dan James Tarkowski (Burnley) di Chelsea. Hal itu juga ditolak oleh Marina setelah banyaknya pemain yang datang pada musim panas.

Selain berbeda pendapat mengenai kedua hal itu, kabarnya beberapa pemain Chelsea - dikutip dari The Athletic - juga tak senang dengan cara Lampard mengkritik pemain-pemain di depan awak media. Alhasil akumulasi dari segala hal itu mengakhiri pekerjaan Lampard di Chelsea.