BolaSkor.com - Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, dikabarkan La Repubblica, frustrasi dan tidak akan menyelesaikan kontraknya bersama Juventus. Ronaldo tidak kerasan dengan Bianconeri lantaran gagal mencapai final dan coba menjuarai Liga Champions musim ini.

Perjalanan Juventus berakhir di perempat final Liga Champions. Tim asuhan Massimiliano Allegri kalah agregat gol 2-3 dari Ajax Amsterdam setelah kalah 1-2 di leg dua yang berlangsung di Turin. Dua gol yang diciptakan Ronaldo tak mampu menyelamatkan Juventus.

Padahal di akhir pekan lalu, Allegri sengaja mengistirahatkan sejumlah pemain inti dan juga Ronaldo kala melawan SPAL dengan harapan mereka bisa tampil bugar kontra Ajax. Kegagalan itu disinyalir membuat Ronaldo kesal.

Baca Juga:

Lionel Messi ke Semifinal, Perjalanan Cristiano Ronaldo Kandas di Fase Gugur Liga Champions

Dua Talenta Lokal Belanda Redam Gemerlap Kebintangan Cristiano Ronaldo di Turin

Juventus 1-2 Ajax: Cristiano Ronaldo pun Tak Mampu Bawa I Bianconeri Berjaya di Eropa

Cristiano Ronaldo

Bukan rahasia lagi jika pemain berusia 34 tahun itu selalu memiliki rasa lapar gelar dan hasrat untuk jadi juara - karakter yang menjadikannya salah satu pemain terbaik dunia. Kegagalan Juve meraih titel Liga Champions sangat membuatnya frustrasi.

Pasalnya, Ronaldo memang didatangkan dari Madrid sebesar 100 juta euro lebih musim ini dari Real Madrid untuk meraih titel Liga Champions, yang terakhir diraih Juve pada 1996. Sayang, tidak semudah itu bagi Juve meraihnya.

La Repubblica meyakini Ronaldo hanya akan menyelesaikan perjalanannya dengan Juventus hingga musim 2019-20, tidak sampai tahun 2022 atau saat kontraknya berakhir. Ronaldo akan melihat perkembangan tim asal Turin itu hingga tahun 2020.

Ditambahkan oleh La Gazzetta dello Sport, baik Ronaldo dan Juventus saat ini tidak saling berbicara menyusul kegagalan di Liga Champions. Ronaldo juga menginginkan adanya rekrutan lebih pada musim panas nanti, sementara klub juga berharap banyak kepada sang pemain.

Ronaldo, yang telah mencetak 19 gol musim ini di Serie A, kini hanya akan coba menggelar penghargaan personal top skor Serie A (Capocannoniere) sekaligus membantu Juve menjuarai Scudetto untuk kedelapan kalinya beruntun.