BolaSkor.com - Penyerang Manchester City, Gabriel Jesus, mengaku merasakan hal negatif pada Piala Dunia 2018. Jesus merasa kesal akibat mendapatkan kritikan tajam usai gagal menjadi tumpuan Brasil di lini depan.

Piala Dunia 2018 tak berjalan baik bagi tim nasional Brasil. Tim Samba gagal melaju hingga ke final dan terpaksa harus angkat koper lebih awal.

Kegagalan tersebut menjadikan sejumlah pemain sebagai kambing hitam, satu di antaranya Jesus. Sang pemain dianggap sebagai biang keladi di balik tumpulnya lini depan Brasil.

Beberapa kalangan menilai, Tite seharusnya memilih Roberto Firmino untuk menemani Neymar daripada Jesus.

"Tentu saja saya sangat kesal. Usai Piala Dunia, saya tinggal di rumah ibu. Saya tinggal di rumah bersama keluarga," kata Jesus kepada Sportv.

"Tentu saja, itu bukanlah Piala Dunia impian karena saya berharap dapat berbuat lebih banyak. Sayangnya, kami tidak menang," sambungnya.

Namun, tak selamanya badai akan datang menerpa. Bahkan, pelangi bisa hadir untuk mewarnai. Akhirnya, Jesus membuktikan ketajamannya pada laga uji coba antara Arab Saudi kontra Brasil, di King Saud University Stadium, Jumat (12/10).

Pemain 21 tahun tersebut mencetak gol pembuka Brasil pada menit ke-43. Sementara itu, satu gol lainnya dicetak Alex Sandro di penghujung laga.

"Akan tetapi, saya berharap semuanya akan bekerja sama kembali mulai sekarang. Saya senang bisa bermain dan mencetak gol," imbuh sang penyerang.

Gabriel Jesus diprediksi akan menjadi andalan Brasil saat menghadapi Argentina pada laga uji coba, di King Abdullah Sports City, Rabu (17/10).