BolaSkor.com - Pelatih Persela Lamongan, Didik Ludiyanto menyampaikan permintaan maafnya kepada warga Lamongan. Pasalnya, timnya gagal menang saat berhadapan dengan Persik Kediri, Rabu (7/4).

Padahal di babak pertama, Persela berhasil membalikkan keunggulan menjadi 2-1 melalui brace Melvyn Lorenzen di menit ke-18 dan ke-23 setelah Persik membobol gawang lebih dulu melalui Yusuf Fuad Burhani di menit ke-13.

Bahkan, di menit ke-15, Persela unggul pemain setelah seorang pemain Persik, Onorionde Kughegbe alias OK John mendapatkan dua kartu kuning berujung kartu merah. Namun, di menit ke-83 wasit memberikan hadiah penalti kepada Persik hingga membuat skor imbang 2-2.

Baca Juga:

Kalah dari PSS Sleman, Pelatih Persebaya Tidak Kecewa

Klasemen Akhir Grup C Piala Menpora: PSS dan Persebaya ke 8 Besar

"Saya minta maaf ke warga Lamongan. Pemain kita banyak yang emosi. Sudah menang, tapi ya itulah sepak bola. Ini bagian dari proses, itu yang penting," ungkap Didik Ludiyanto usai pertandingan.

Didik Ludiyanto juga mengakui timnya mengalami kesulitan untuk menghadapi Persik meski tim berjulukan Macan Putih itu diperkuat 10 menit sejak memasuki menit ke-15. Menurutnya hal itu karena ketidaktenangan pemain.

"Kita terlalu asyik menyerang, pemain kita banyak yang emosi. Itulah sepak bola, nggak bisa stabil terus. Dan itulah yang tidak boleh terjadi di Liga."

"Saya pun memasukkan pemain menyerang semua. Tapi di menit akhir, saya mengorbankan pemain bertahan. Tapi apapun hasilnya, ini proses mencari tim yang bagus," tuturnya.

Meski demikian, Didik apresiasi dengan kinerja pemainnya yang terus bekerja ekstra keras menghadapi Persik hingga pertandingan berakhir. Hasil ini membuat Persela menjadi tim yang tidak terkalahkan selama fase grup dengan perolehan 4 poin dari empat laga yang dilakoni.

"Saya apresiasi pemain di lapangan. Tapi menit akhir kami kehilangan konsentrasi, kami juga memberi ruang untuk pemain muda bermain. Apalah artinya kita di pramusim bagus, tapi di Liga tidak," pungkasnya. (Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)