BolaSkor.com - Francesco Bagnaia harus menelan pil pahit usai menjalani MotoGP Jepang, Minggu (25/9). Pembalap Ducati Lenovo tersebut terpaksa menyelesaikan balapan lebih cepat karena mengalami kecelakaan.

Akibat hal ini, Bagnaia gagal mendulang poin sama sekali. Pembalap berjuluk Pecco itu belum bisa mendepak Fabio Quartararo dari posisi puncak klasemen sementara.

Atas kegagalan ini, Bagnaia mengaku menyesal. Pembalap berumur 25 tahun ini telah meminta maaf kepada Ducatikarena tidak berhasil memenuhi ekspetasi.

“Dia telah mengucapkan permintaan maaf atas kesalahan yang dibuatnya. Dia tidak dapat berakselerasi di tikungan seperti pembalap Ducati lainnya. Kita harus tahu penyebabnya,” tutur Manager Ducati, Davide Tardozzi, dikutip dari crash.net.

“Ban depannya terlalu panas, jadi dua tidak bisa mengerem keras. Ketika suhu mulai turun, dia bisa kembali lagi dan memperoleh sesuatu di remnya,” tambahnya.

Terkait hal ini, Davide mengaku Bagnaia memang diberikan tugas khusus oleh Ducati untuk menghentikan langkah Quaratararo merebut gelar juaranya kembali. Murid dari Valentino Rossi itu diharuskan finish di depan El Diablo di sisa balapan musim ini.

“Benar, itu tujuannya. Kamu memulai tahun dengan memenangkan balapan sebanyak mungkin. Namun pada titik tertentu kamu harus berpikir mengenai gelar juara dunia,” kata Davide.

“Kamu melihat pesaing yang lain. Sejak MotoGP Aragon, kita terus mengamati Quartararo setiap pekan. Kehilangan dua poin lebih baik dibandingkan delapan poin,” lanjutnya.

Imbas dari kegagalan ini, selisih poin antara Quaratararo dan Bagnaia menjadi melebar. Dari yang sebelumnya hanya terpaut 10 poin berubah menjadi 18 poin.

Penulis: Bintang Rahmat