BolaSkor.com – Kegagalan Fabio Quartararo meraih posisi baris depan di sesi kualifikasi MotoGP Emilia Romagna membuatnya kecewa. Bahkan pembalap berjuluk El Diablo ini mulai ragu meraih gelar juara musim ini.

Sesi kualifikasi yang berlangsung Sabtu (23/10) menjadi momen buruk bagi pembalap asal Prancis itu. Quartararo harus menerima kenyataan pahit memulai balapan dari posisi ke-15. Padahal selama sesi kualifikasi, Quartararo kerap kali berhasil meraih baris depan dalam starting grid.

Hal ini membuat Quratarato merasa sedikit frustasi. Sebab hasil ini membuatnya makin sulit meraih podium pertama. Terlebih lagi pada balapan nanti, rival terdekatnya, Francesco Bagnaia justru berhasil menempati pole position.

Baca Juga:

Memori Masa Sulit Joan Mir

Nyanyian Skeptis dari Doohan untuk Marquez

“Tentu saja, bagi saya ini situasi yang sulit. Jujur saja, saya mulai tidak berpikir mengenai gelar juara, karena Bagnaia berada di P1 dan saya di sekitar P13 atau P15,” tutur Quartararo dikutip dari crash.net.

Quartararo mengaku kegagalan yang dialaminya tidak terlepas dari kondisi Sirkuit Misano yang sedikit basah. Hal ini membuat kondisi motornya tidak maksimal sehingga gagal mencetak waktu yang baik.

“Di FP3, saya mencoba segalanya untuk bisa berada di Q2 langsung, dan kita finish tidak terlalu jauh. Jadi kita membuat perkembangan besar di lintasan yang basah. Namun, saat sore, permukaan lintasan mulai kering dengan beberapa bagian tetap basah. Ini kondisi yang sangat saya benci,” kata Quartararo.

“Saya tidak mengambil banyak resiko di dua sektor terakhir. Ini sesuatu yang saya bisa mengerti karena situasi kecil, meskipun hal ini merupakan sisi lain dari pemikiran saya,” sambungnya.

Kendati demikian, Quartararo tetap bersemangat menghadapi balapan nanti. Meskipun podium pertama sulit untuk diraih, El Diablo akan tetap berusaha merebutnya dari tangan Bagnaia.

“Saya tidak terlalu khawatir saat balapan ketika lintasannya seharusnya kering total. Tentu ini bukanlah posisi terbaik, saga harus melakukan start yang bagus, mencoba menyalip dengan baik, dan kita lihat apa yang akan terjadi di balapan nanti,” tutup pembalap berusia 22 tahun itu.

Penulis: Bintang Rahmat