BolaSkor.com - Asisten pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, menekankan kepada anak asuhnya agar tidak menggunakan pandemi virus corona sebagai alasan kekalahan. Situasi yang sama juga dirasakan pebulu tangkis lain di seluruh dunia.

Nova geram lantaran anak asuhnya tampil mengecewakan pada dua edisi Thailand Open 2021. Kekesalan Nova juga dialamatkan kepada Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Pada Thailand Open 2021 edisi pertama, Praveen/Melati berhasil keluar sebagai pemenang. Hebatnya, mereka mengalahkan unggulan pertama Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai di partai final.

Namun, saat melakoni Thailand Open 2021 edisi kedua, penampilan Praveen/Melati berubah drastis. Dari pasangan unggulan, juara All England 2020 itu langsung tersingkir di babak pertama.

Baca Juga:

Indonesia Loloskan 5 Wakil ke BWF World Tour Finals

Tak Bawa Gelar dari Thailand Open 2021, Naga Api Puji Ganda Putra Muda

“Evaluasinya semua yang sudah kalah selama dua turnamen ini mengecewakan. Namun, ini tetap menjadi tanggung jawab pelatih,” ujar Nova.

“Lama tidak bertanding dan karantina di sini tidak bisa jadi alasan, semua pemain juga mengalami,” imbuh dia.

Teruntuk Praveen/Melati, Nova punya catatan khusus. Pasangan tersebut dinilai kurang motivasi.

“Pada dua pertandingan ini, saya lihat gregetnya jauh, tidak seperti waktu All England. Dalam keadaan tertekan, mereka jadi gampang menyerah," ujar Nova.

“Kendala permainan juga masih sama, banyak membuang poin gampang, tetapi yang kelihatan dari komunikasi dan gregetnya kurang.”