BolaSkor.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola disebut bisa meninggalkan Premier League karena kecewa oleh VAR. Hal tersebut diungkapkan olej eks gelandang City Trevor Sinclair.

Guardiola terlihat sangat kesal dengan kepemimpinan wasit Michael Oliver saat pasukannya kalah 1-3 oleh Liverpool di Stadion Anfield, Minggu (10/11). Kekesalan Guardiola tidak lepas dengan tidak konsistennya hasil keputusan yang berdasarkan bantuan VAR.

Baca Juga:

Tak Ada Nama Jurgen Klopp, Ini 5 Pelatih dengan Gaji Termahal 2019

Sergio Aguero Sebut Liverpool Bukan Rival Terbesar Manchester City

Trevor Sinclair, yang memperkuat City dari 2003 hingga 2007, menyebut dirinya memprediksi Guardiola akan meninggalkan Premier League jika VAR terus menghasilkan keputusan kontroversial. Pasalnya, tidak hanya di laga City kontra Liverpool, nyaris semua klub Premier League pernah dikecewakan oleh VAR. Bahkan di pekan yang sama, kontroversi VAR juga terjadi pada laga Sheffield United kontra Tottenham Hotspur. Liverpool yang kali ini disebut mendapatkan keuntungan dari VAR juga pernah dikecewakan VAR saat laga melawan Manchester United Oktober kemarin.

"Premier League sudah memiliki nama besar, namun situasi VAR sudah berdampak negatif. Sejak VAR dimasukan, Premier League bukan lagi tontonan yang lebih baik," ujar Sinclair seperti dilansir talkSport.

"Pep ingin kejelasan soal aturannya. Saat ini fans, pemain, dan manajer masih gelap. Ini yang saya takutkan, jika terus berlanjut, manajer seperti Pep dan pemain top akan mulai meninggalkan Premier League."

"Saya pikir saat ini Pep sudah hampir hilang kesabarannya. Premier League menjadi bagus karena punya manajer terbaik yang bisa menarik pemain hebat. Jika ingin ke klub, Anda akan melihat siapa manajernya. Itulah mengapa City bisa mendapatkan pemain terbaik, karena Pep."

"Kini, jika manajer-manajer yang bagus pergi, Premier League akan hancur karena sistem yang cacat dan tidak konsisten," pungkas Sinclair.