BolaSkor.com - Manajer tim nasional Inggris, Gareth Southgate, mengungkapkan penyebab utama timnya tidak bisa melaju ke final UEFA Nations League. Southgate menilai, para pemain Inggris kelelahan pada laga itu.

Timnas Inggris kalah 3-1 dari Belanda pada babak semifinal UEFA Nations League, di Estadio D. Afonso Henriques, Guimaraes, Portugal, Jumat (7/6) dini hari WIB.

Sejatinya, The Three Lions unggul terlebih dahulu pada babak pertama usai Marcus Rarshford mencetak gol dari titik putih. Namun, gol sundulan Matthijs de Ligt memaksa pertandingan dilanjutkan hingga perpanjangan waktu.

Pada saat itulah para pemain Inggris terlihat kedodoran. Hasilnya, konsentrasi pun berkurang.

Dua gol Belanda pada babak tambahan terjadi karena kesalahan pemain-pemain Inggris seperti Kyle Walker, Jordan Pickford, John Stones, Harry Maguire hingga Ross Barkley. The Oranye mendulang gol melalui gol bunuh diri Kyle Walker dan aksi Quincy Promes.

"Kami berbicara sebelum pertandingan sebagai sekelompok anggota tim soal permainan luar bisa selama turnamen. Sulit untuk menerima semuanya," papar Southgate seperti dilansir Soccerway.

"Saya pikir itu karena level lawan yang sangat tinggi. Mereka memberi kami masalah pada babak pertama tanpa menciptakan peluang yang jelas."

Baca juga:

9 Fakta Menarik Usai Belanda Sisihkan Inggris di Semifinal UEFA Nations League

Mengenal Lebih Dekat UEFA Nations League

Gareth Southgate

"Kami memecahkan masalah itu, namun sepanjang pertandingan kami membuat terlalu banyak kesalahan pada zona ketiga. Hal itu sebagian karena tekanan dari mereka," sambungnya.

Gareth Southgate tidak ingin menyalahkan individu pemain pada dua gol terakhir. Menurutnya, kesalahan harus ditanggung seluruh tim.

"Dua gol terakhir adalah kesalahan yang sulit diperhitungkan. Saya sangat bangga karena mereka telah memberikan segalanya," ungkap sang manajer.

"Saya pikir , kami punya beberapa pemain dengan jumlah menit bermain pada akhir musim yang tinggi. Saya pikir kelelahan juga berperan, namun saya meminta para pemain tampil di bawah tekanan besar," ulasnya.

Kegagalan tersebut mengingatkan pada momen kelam saat timnas Inggris terdepak pada babak semifinal Piala Dunia 2018. Saat itu, Inggris keok di tangan timnas Kroasia.