Tenggarong - Mitra Kukar membuktikan ambisinya untuk meraih nilai maksimal saat menjamu Putra Samarinda (Pusam). Bermain di Stadion Aji Imbut pada laga lanjutan ISL 2014, Selasa (22/4), Mitra Kukar menggebuk Pusam 2-0. Kemenangan itu sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan Naga Mekes di kandang sendiri. Dua gol Mitra Kukar tercipta di babak pertama oleh Herman Dzumafo Epandi (9) dan Zulham Zamrun (44). Tambahan tiga angka ini kembali membawa Mitra Kukar memuncaki klasemen sementara wilayah timur usai mengumpulkan nilai 16. Raihan poin Mitra Kukar sama dengan Persela Lamongan, tapi tim Naga Mekes unggul selisih gol dan head to head. Bermain di hadapan pendukungnya, Mitra Kukar langsung menggebrak pertahanan Pusam usai wasit meniup peluit kick-off. Sejumlah peluang diperoleh tuan rumah untuk membuka keunggulan. Laga baru berjalan tiga menit, Mitra Kukar sudah memperoleh kesempatan mengubah papan skor. Tapi sepakan Erick Weeks Lewis masih melambung di atas mistar gawang. Selang beberapa menit kemudian, Zulham Zamrun berupaya menerobos pertahanan tim tamu, tapi tak membuahkan hasil. Kubu tuan rumah bersorak di saat laga memasuki menit kesembilan. Berawal dari tendangan bebas Erick, bola yang membentur pagar betis Pusam disambar Herman Dzumafo, dan selanjutnya berhadapan satu lawan satu dengan kiper Dwi Kuswanto. Tanpa kesulitan Dzumafo sukses menjebol gawang Pusam. Gol ini melecut motivasi tuan rumah. Serangan gencar terus dilancarkan ke pertahanan Pesut Mahakam, tapi belum membuahkan hasil. Tim tamu sendiri lebih cenderung bermain bertahan sambil sesekali melakukan serangan balik. Mitra Kukar akhirnya menggandakan keunggulan satu menit sebelum babak pertama berakhir. Dzumafo menjadi momok bagi pertahanan Pusam, karena bola sodorannya kepada Zulham dapat diselesaikan dengan baik untuk mengubah papan skor menjadi 2-0. Permainan Mitra Kukar tidak mengalami perubahan di awal babak kedua. Agresivitas tuan rumah dalam menelan pertahanan tim tamu tak berkurang, kendati sudah unggul dua gol di paruh pertama. Sebaliknya, Pusam mulai keluar menyerang untuk mengejar defisit dua gol dengan memasukkan Joko Sasongko, dan menarik keluar Sultan Samma. Serangan cepat melalui sayap membuat barisan Mitra Kukar harus bekerja keras untuk menghalau bola menjauhi kotak penalti. Joko mendapatkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan pada menit ke-54, tapi tendangan jarak jauhnya belum membuahkan hasil. Walau begitu, para pemain Pusam tidak patah arang. Mitra Kukar hampir saja memperbesar keunggulan ketika laga berjalan satu jam. Erick Weeks yang berdiri bebas tanpa pengawalan menguasai bola, namun sepakannya justru melambung. Di waktu tersisa, Pusam terus melakukan tekanan ke pertahanan Mitra Kukar. Kendati demikian, upaya tim tamu untuk mengejar ketertinggalan tak berhasil, dan skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang ditiupkan wasit. Berikut susunan pemain kedua tim: Mitra Kukar: Dian Agus Prasetyo; Hendra Ridwan, Zulkifli Syukur, Diego Michiels, Reinaldo Lobo, Erick Weeks, Dedi Gusmawan, Bima Sakti, Zulham Zamrun, Anindito (Zulvin 87'), Herman Dzumafo (Jajang 72'). Pusam: Dwi Kuswanto; M Roby, Naser Al Sebai, Erik Setiawan (Lerby 81'), Yus Arfandi, Loudry Setiawan (Radiansyah 67'), Sandi Darma, Sultan Samma (Joko 46'), Bayu Gatra, Pavel Solomin, Ilija Spasojevic.