BolaSkor.com - Hampir tiga pekan skuad Persebaya Surabaya diliburkan. Aktivitas rutin para pemain tim asal Kota Pahlawan lebih banyak dihabiskan dengan melakukan individual training. Namun, hal itu tetap tidak bisa mencegah penurunan kondisi fisik pemain.

PSSI telah menghentikan kompetisi Liga 1 dan 2 musim 2020 akibat pandemi virus corona (COVID-19). Klub-klub telah meliburkan timnya dan meminta pemain tetap berlatih sendiri. Namun, intensitas individual training dengan latihan biasa jelas berbeda. Dalam individual training, pemain hanya berlatih selama 30-45 menit. Intensitas juga tidak terlalu tinggi.

Selama pandemi virus corona, pemain hanya bisa melakukan latihan individu di rumah. Tidak di pusat kebugaran yang punya fasilitas olahraga lengkap. Gelandang Persebaya Rendi Irwan Saputra merasa kondisinya tidak fit seperti saat kompetisi masih bergulir.

Baca Juga:

GM Arema FC Ceritakan Sulitnya Upaya Klub Memenuhi Gaji 25 Persen

Menpora Minta PSSI Lebih Perhatikan Nasib Pemain dan Wasit di Tengah Pandemi Virus Corona

“Untuk penurunan kondisi fisik pasti ada. Karena tempat dan fasilitas mungkin tidak sama dengan saat (latihan) bersama tim,” katanya.

Bagi Rendi Irwan yang musim ini memasuki usia 33 tahun menjadi tantangan tersendiri. Usia yang tidak lagi muda bagi pesepakbola. Jika tidak rajin berlatih, kondisi fisik bisa makin turun. “Tinggal kita sebagai pemain yang harus pintar-pintar menjaga kondisi saja,” terangnya.

Pemain jebolan tim internal Mitra Surabaya tersebut mengatakan latihan para pemain wajib direkam. Kemudian, hasil rekaman video dikirim ke tim pelatih Bajol Ijo. Kalau ada yang salah, akan ada pembenahan.

Lebih lanjut Rendi Irwan mengaku di masa jeda ini memilih menghabiskan waktu dengan bersantai di kediamannya. Apalagi di tengah merebaknya pandemik virus corona, ia merasa tidak perlu merencanakan pergi berlibur.

Mantan pemain Persija Jakarta ini juga tidak mengagendakan untuk pulang ke rumah keluarganya di Malang. “Makanya saya pilih untuk tidak ke mana-mana, di rumah saja,” ucapnya. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)