BolaSkor.com - Selalu ada kesempatan kedua, tutur kata bijak yang merujuk kepada kesempatan yang akan datang setelah gagal di percobaan pertama. Sayang, istilah itu tidak selamanya benar. Seperti yang dialami Gerard Deulofeu.

Alumni akademi La Masia sudah dua kali memperkuat tim utama Barcelona pada medio 2011-2015 - sempat dipinjamkan ke Everton dan Sevilla - dan 2017-18. Tapi di dua kesempatan itu, Deulofeu tak pernah meyakinkan pelatih untuk memercayainya bermain reguler.

Deulofeu menyerah. Lelah dibandingkan terus dengan Lionel Messi. Akhirnya, Deulofeu pindah ke Watford dan terus bermain sampai saat ini. Ia mencapai satu kesimpulan: kapok bermain di Barcelona.

"Masa-masa sulit (di masa lalu) - ketika saya muda benar-benar parah, setiap harinya di media Anda 'Messi baru' - dan itu tidak bagus untuk pemain muda," Deulofeu bercerita, dilansir dari Sport-English.

"Saya mantan pemain Barcelona, tapi mungkin gaya main saya lebih memiliki kesamaan dengan gaya main tim seperti Real Madrid atau Manchester City. Bermain di sana (Barca) sangat sulit dan terkadang saya tak punya kesempatan atau kepercayaan diri (untuk bermain)."

"Saya berkata saya tidak akan kembali ke Barcelona. Kami sudah mencobanya dua kali dan jika pada dua kesempatan itu tidak bekerja, saya tak ingin kembali mencoba untuk percobaan ketiga. Sangat sulit," tutur Deulofeu.

Deulofeu besar dan tumbuh di akademi Barcelona. Namun, uniknya, ia tidak menganggap Barcelona sebagai rumahnya karena tidak nyaman ada di sana - jarang sekali pemain yang besar di Barcelona tapi tidak betah di sana.

"Saya sudah berada di Barcelona sejak berusia sembilan tahun, tapi terkadang Anda tidak merasakannya seperti rumah. Itulah mengapa saya tak ingin kembali (ke Barcelona)," pungkas Deulofeu menarik kesimpulan.