Brasilia - Kejutan terjadi hanya beberapa jam sebelum laga krusial antara Portugal dan Ghana. Dua bintang Ghana, Sulley Muntari dan Kevin-Prince Boateng secara tiba-tiba dipulangkan dan dicoret dari tim Ghana. Indisipliner menjadi alasan pelatih Ghana Kwesi Appiah membuat keputusan tersebut. Atas keputusan itu, status kedua pemain itu dibekukan dari timnas Ghana. "Asosiasi Sepakbola Ghana (GFA) sudah mencoret Sulley Ali Muntari dan Kevin-Prince Boateng dari Black Stars sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan," kata GFA dalam pernyataan yang dikutip Eurosport. "Keputusan tersebut diambil menyusul serangan fisik tanpa adanya provokasi terhadap anggota Exco GFA sekaligus anggota manajemen Black Stars, Mr. Moses Armah, pada hari Selasa tanggal 24 Juni 2014 dalam sebuah pertemuan. Akreditasi Muntari untuk Piala Dunia 2014 sudah dicabut saat ini juga," lanjut keterangan tersebut. Hukuman itu dijatuhkan kepada Muntari yang kabarnya menampar Moses Armah Parker. Sementara untuk Boateng, ia disebut-sebut sudah menghina pelatih Appiah dalam sebuah sesi latihan. "GFA sudah menyetujui keputusan pelatih Kwesi Appiah untuk memberi skors tanpa batas waktu kepada Kevin-Prince Boateng. Keputusan ini berlaku saat ini juga," jelas GFA. "Keputusan tersebut diambil menyusul hinaan verbal yang vulgar dari Boateng kepada pelatih Kwesi Appiah dalam latihan tim di Maceio pekan ini. Sejak itu Boateng tidak memperlihatkan penyesalan atas tindakannya, yang mana sudah mengakibatkan jatuhnya hukuman ini. Akreditasi Boateng untuk Piala Dunia 2014 sudah dicabut saat ini juga," imbuh pernyataan tersebut. Kevin-Prince Boateng, yang kini merumput untuk klub Schalke, mengonformasi hal tersebut. "Ya, aku akan pergi. Aku tak lagi jadi bagian tim." Untuk memelihara peluang lolos Ghana mesti menang atas Portugal dengan skor cukup seraya berharap partai lain di Grup G, antara AS dengan Jerman, tidak berakhir imbang.