BolaSkor.com - Sejak datang pada musim panas 2019 ke Manchester United seharga 80 juta poundsterling dari Leicester City, Harry Maguire terus mendapatkan sorotan besar di Inggris, Eropa, bahkan dunia.

Sorotan itu sayangnya lebih banyak negatif terutamanya musim lalu, ketika Man United gagal finis di zona Liga Champions dan memenangi trofi untuk lima musim beruntun. Belum lagi dengan fakta Man United kebobolan 57 gol dan mencetak 57 gol.

Musim ini Erik ten Hag datang, memberinya kesempatan bermain dan Man United menelan dua kekalahan beruntun di awal Premier League, lalu mencadangkannya dan memilih Lisandro Martinez serta Raphael Varane bertandem di lini belakang.

Kombinasi keduanya jauh lebih baik dan menenangkan pertahanan Man United - juga membuat fans senang. Kolega Maguire yang juga berposisi sebagai bek, Giorgio Chiellini, turut melontarkan pembelaan untuk bek timnas Inggris tersebut.

Baca Juga:

Harry Maguire Masih Punya Masa Depan di Manchester United

Manchester United Tanpa Harry Maguire: Tiga Menang dan Dua Clean Sheet

Pertahanan Manchester United Keropos, Harry Maguire Salahkan David De Gea

Menurut legenda Juventus tersebut Maguire tidaklah buruk, ia cukup bagus untuk membela Man United dan mengakui prihatin dengan situasi yang dihadapinya. Chiellini menilai situasi yang dihadapi Maguire juga tak ideal untuk timnas Inggris.

"Saya sedih dengan situasi Maguire karena dia adalah pemain yang bagus. Mereka (Manchester United) membutuhkan terlalu banyak darinya. Hanya karena mereka membayar 80 juta poundsterling untuknya, dia harus menjadi yang terbaik di dunia setiap pertandingan? Itu tidak benar," kata Chiellini kepada The Times.

"Nilai pasar tergantung pada banyak aspek yang tidak dapat Anda kendalikan. Ini bukan salah Anda. Dia dan (John) Stones adalah duo yang bagus. Oke, Maguire mungkin bukan Rio Ferdinand tapi dia cukup bagus."

"Dengan situasi ini tidak membantu (Inggris) untuk melakukan yang terbaik. Jika Anda ingin memenangkan Piala Dunia, tidak mungkin melakukannya dengan beberapa masalah pada pemain kunci, dan yang pasti Maguire adalah salah satu pemain kunci tim."

Chiellini (38 tahun) saat ini membuka lembaran baru jelang akhir karier di Los Angeles FC - bersama Gareth Bale. Ia pensiun dengan 117 caps bersama timnas Italia dan menorehkan delapan gol, pada 2021 lalu Chiellini membantu Italia mengalahkan Inggris di final dan menjuarai Piala Eropa 2020. Chiellini juga penasaran dengan prospek Inggris jelang Piala Dunia 2022.

"Saya penasaran karena berkali-kali Inggris tiba di akhir musim hancur dari semua pertandingan tetapi sekarang berbeda, sekarang mereka segar. Grup ini muda tetapi banyak berkembang. Tetapi pemain Inggris benar-benar tertekan oleh semua media dan penggemar, jadi itu tidak mudah," tambah Chiellini.