Fortaleza - Kiper Mexico Gullermo Ochoa menjadi aktor utama kegagalan Brasil meraih kemenangan keduanya di Grup A Piala Dunia Brasil 2014. Menghadapi Mexico di Estadio Castelao, Selecao ditahan imbang tanpa gol oleh Mexico, Rabu (18/6). Berbagai penyelamatan gemilang Ochoa, mampu mematahkan setiap peluang emas yang didapat Brasil. Memasuki babak kedua, Luiz Felipe Scolari menggantikan Ramires dengan Bernard untuk menambah daya serang Brasil. Penetrasi gelandang serang 21 tahun tersebut langsung mampu menggebrak pertahanan Mexico. Bernard mampu menusuk pertahanan Mexico sebelum melepaskan umpan kepada Fred, sayang bola masih bisa dihalau pemain bertahan Mexico. Mexico kemudian balas menekan Brasil di menit 53, tendangan keras Andres Guardado dari luar kotak penalti, masih bisa dihalau oleh Thiago Silva dan hanya menghasilkan sepak pojok. Inisiatif serangan Mexico lewat tendangan jarak jauh kembali mengancam gawang Brasil, sesaat berselang sepakan Jose Vazquez juga masih belum menemui sasaran. Lagi-lagi Mexico mampu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, selanjutnya giliran tendangan gelandang FC Porto, Hector Herrera di menit 57. Namun kembali sepakan jarak jauh Herrera pun belum bisa membobol gawang Julio Cesar. Mexico yang lebih berani bermain terbuka, kerap kali melakukan tembakan-tembakan jarak jauh untuk bisa menghasilkan angka. Sayangnya beberapa kesempatan yang lahir dari tembakan jarak jauh belum menemui sasaran. Brasil tetap menemui kesulitan untuk menembus pertahanan Mexico di babak kedua, meskipun tetap unggul pada penguasaan bola. Menit 63, Brasil kembali mengancam gawang Gullermo Ochoa lewat tendangan bebas Neymar. Sayang, tendangan bebas penyerang Barcelona masih melenceng di sisi kiri gawang. Scolari kembali memasukan penyerangnya, kali ini Fred yang ditarik keluar lapangan dan digantikan oleh penyerang Atletico Mineiro, Jo, dimenit 68. Peran Fred yang menjadi penyerang tunggal Tim Samba nyaris tak terlihat setelah mendapat pengawalan ketat dari Rafael Marquez dan kawan-kawan di lini pertahanan Mexico. Guillermo Ochoa benar-benar menjadi momok para penyerang Brasil dalam pertandingan ini. Aksinya kembali menggagalkan tendangan voli Neymar  di menit 71. Meski sudah berada dalam jarak dekat, bola tendangan Neymar dengan gemilang mampu dipatahkan Ochoa. Jo yang baru masuk menggantikan Fred menciptakan peluang di menit 75. Jo mampu lolos dari jebakan offside para pemain belakang Mexico dan menerima umpan terobosan Bernard, sayang Jo tak mampu memaksimalkan umpan Bernard, sepakannya masih melenceng di sisi kanan gawang. Aksi gemilang Ochoa di bawah mistar gawang Mexico kembali menggagalkan peluang emas Brasil di menit 86. Kali ini Ochoa dengan sigap mementahkan tandukan Thiago Silva yang tepat berada di mulut gawang. Memasuki menit injury time, giliran kiper Brasil Julio Cesar yang melakukan penyelamatan gemilang. Cesar berhasil mematahkan peluang Mexico lewat sepakan Raul Jimenez. Sebelumnya Mexico juga mendapat peluang lewat sepakan Andres Guardado, namun masih tipis di atas mistar gawang. Hingga akhir pertandingan, Brasil dan Mexico tetap tak mampu mencetak gol. Skor imbang tanpa gol menjadi hasil akhir pertandingan ini. Hasil imbang tetap membuat Brasil berada di puncak klasemen Grup A dengan poin 4, Mexico menyusul di urutan kedua dengan poin sama, hanya kalah produktivitas gol. Hasil ini membuat Brasil gagal untuk memastikan diri sebagai tim yang pertama lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2014. Tim Samba akan menentukan langkahnya ke babak 16 besar saat menghadapi Kamerun tanggal 24 Juni 2014 mendatang. Hasil ini juga menjadi hasil imbang tanpa gol kedua di Piala Dunia 2014, setelah laga antara Iran kontra Nigeria kemarin yang juga berakhir tanpa gol. Susunan Pemain: Brasil (4-2-3-1): 1. Julio Cesar (Gk); 2. Dani Alves, 3. Thiago Silva (C), 4. David Luiz, 6. Marcelo; 8. Paulinho, 17. Luiz Gustavo; 16. Ramires (Bernard'45), 11. Oscar (Willian'84), 10. Neymar, 9. Fred (Jo'68). Pelatih: Luis Felipe Scolari (Brasil) Mexico (5-3-2): 13. Guillermo Ochoa (Gk); 22. Paul Aguilar, 2. Fransisco Rodriguez, 4. Rafael Marquez (C), 15. Hector Moreno, 7. Miguel Layun; 6. Hector Herrera (Marco Fabian'76), 23. Jose Vazquez, 18. Andres Guardado; 19. Oribe Peralta (Javier Hernandez'73), 10, Giovani dos Santos (Raul Jimenez'84). Pelatih: Miguel Herrera (Mexico)