BolaSkor.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menilai klubnya akan menemui kegagalan ketika harus bersaing dengan Barcelona dan Real Marid pada bursa transfer. Guardiola mengungkapkan, kedua klub tersebut punya dominasi saat saling sikut memperebutkan pemain.

Manchester City telah dikaitkan dengan penggawa Ajax Amsterdam, Frenkie de Jong. Pada sisi lain, pemain asal Belanda itu juga menarik perhatian Barcelona dan Real Madrid.

Meski tidak secara eksplisit menyebut De Jong, namun Guardiola mengaku kerap gigit jari ketika bertarung dengan Madrid dan Barcelona di bursa transfer. Terlebih, Blaugrana dan El Real punya faktor gengsi yang lebih tinggi.

"Jika Anda adalah satu-satunya yang menginginkan pemain tersebut tentu akan mudah. Namun, jika Anda ingin mendapatkan satu pemain dengan banyak klub yang juga berminat, itu akan menjadi rumit. Terutama ketika ada Real Madrid dan Barcelona," jelas Guardiola seperti dikabarkan Soccerway.

Baca juga:

Pesan Mengharukan Raheem Sterling untuk Bocah yang Menjadi Korban Rasisme

Pep Guardiola Puji Ole Gunnar Solskjaer

Pep Guardiola

Guardiola menilai Madrid dan Barcelona punya kekuatan finansial jauh lebih besar daripada Manchester City. "Biasanya, ketika Barcelona dan Real Madrid terlibat, Anda akan kalah. Anda harus lebih cepat dan efisien," lanjut sang manajer.

"Namun, saya tidak berbicara soal kasus pemain Ajax karena dia masih merupakan pemain klub tersebut. Masih ada banyak pemain, bukan hanya satu jika itu tidak terjadi," papar eks Barcelona itu.

Sejatinya, Manchester City juga bukanlah klub dengan keuangan pas-pasan. The Citizens kerap mengucurkan uang dengan nominal luar biasa demi mendapatkan pemain incaran. Bahkan, akibat aksinya itu The Citizens sedang dalam pengawasan UEFA terkait Financial Fair Play (FFP).

Man City dituding telah melakukan penipuan terkait kerja sama dengan sponsor. Perusahaan yang masuk sebagai sponsor diduga masih merupakan milik sang presiden, Mansour bin Zayed Al Nahyan. Akibatnya, Man City terancam dilarang tampil pada kompetisi Eropa.