BolaSkor.com - Final Liga Champions 2020/21 ini akan mempertemukan Manchester City menghadapi Chelsea di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/05) pukul 02.00 dini hari WIB. Laga ini sekaligus menjadi persaingan antara Pep Guardiola dan Thomas Tuchel.

Sebelum bersaing di Premier League, keduanya sudah pernah beradu taktik sejak tahun 2013 silam. Kala itu, Pep Guardiola masih melatih Bayern Munchen sementara Tuchel melatih Mainz 05.

Ketika datang ke Jerman, mantan pemain Timnas Spanyol itu datang dengan segudang pengalaman dan gelar juara yang luar biasa. Meski demikian, Tuchel juga tidak bisa dipandang sebelah mata karena ia juga salah satu pelatih yang dihormati di Bundesliga.

Baca Juga:

Sergio Aguero Gabung Barcelona Usai Final Liga Champions, Memphis Depay Menyusul

Guardiola Tetapkan Kriteria Khusus untuk Calon Penyerang Baru Manchester City

Pertanda Positif Pertemuan Aguero dengan Messi di Barcelona

Sejak tahun 2013 lalu, total sudah ada tujuh pertemuan antara kedua pelatih ini. Saat menangani Bayern Munchen, Pep Guardiola tidak bisa dibendung oleh taktik yang dimainkan oleh Tuchel. Pertemuan pertama saja Tuchel sudah kalah 1-4 dari Pep.

Sama halnya dengan pertemuan kedua, dominasi Pep terhadap Tuchel terus berlanjut. Tangan dingin Pep Guardiola kembali bisa meredam taktik Tuchel dan kembali meraih kemenangan 2-0.

Pep Guardiola dan Tomas Tuchel. (Twitter)


Pada musim 2015, Thomas Tuchel sudah pindah ke Borussia Dortmund. Pada putaran pertama musim 2015/2016, Thomas Tuchel tetap belum mampu menghentikan Pep Guardiola. Dalam laga tandang itu, Borussia Dortmund kalah telak 1-5. Pertemuan kedua musim ini berakhir imbang 0-0.

Selama di Jerman, nampaknya dewi fortuna belum memihak pada Tuchel. Bagaimana tidak pada pertemuan terakhir mereka yang bermain di final DFB Pokal, Tuchel kembali gagal meraih kemenangan atas Pep Guardiola.

Ketika pindah ke Inggris menggantikan Frank Lampard pada Januari lalu, nampaknya keberuntungan sudah memihak kepada mantan pelatih Paris Saint Germain (PSG) tersebut. Dari dua kali pertemuan yang sudah mereka lakoni, Tuchel berhasil mempecundangi Pep.

Pada Piala FA di fase semifinal Chelsea menang 1-0 dari gol Hakim Ziyech. Hasil itu mengubur impian quadruple gelar City. Lalu di Premier League Chelsea menang 2-1 di markas City, hasil ini menunda pesta gelar juara di Etihad Stadium meski akhirnya City tetap jadi juara liga.

Dua kemenangan beruntun ini memberikan suntikan motivasi buat Thomas Tuchel. Setidaknya untuk final Liga Champions nanti di Stadion Do Dragao, Porto, Portugal, Sabtu (29/5) malam waktu setempat, atau Minggu (30/05) dini hari WIB, akan menjadi pembuktian siapa yang terbaik dari keduanya.